TRUNOJOYO-KP-24118-190331100047-M.BAYU DERRY F_190331100047_TIP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Gudang merupakan unsur penunjang dalam aktivitas logistik. Gudang
memiliki fungsi secara umum yaitu sebagai sarana yang menyediakan waktu dan
tempat untuk bahan baku, produk industri, produk jadi, sekaligus media
pelayanan konsumen untuk mendapat nilai tambah. Fungsi gudang untuk nilai
tambah setidaknya terdapat 6 fungsi, yaitu konsolidasi transportasi, bauran
produk, cross-docking, jasa pelayanan, perlindungan terhadap kepadatan, dan
kelancaran (smooting). Dalam kompleksitas kegiatan produksi dan pemasaran,
gudang memiliki peran sangat penting karena proses pengadaan (procurement)
bahan baku yang seragam serta kebutuhan konsumen yang bervariasi.
Pengelolaan gudang saat ini lebih menekankan pada penyimpanan dan
distribusi, hal ini dilakukan karena efisiensi gudang tidak terlepas dari inovasi
dalam penyimpanan dan distribusi barang. Menjaga kualitas produk digudang
juga sangat penting, sehingga ada yang namanya Warehouse Management
(WHM). Implementasinya WHM dapat diterapkan berdasar fungsi dan klasifikasi
gudang antara lain, Manajemen berdasarkan produk yang disimpan (produk
mudah rusak, makanan beku, suku cadang, dsb.), Manajemen berdasarkan
lokasi geografi, Manajemen berdasarkan fungsi gudang yaitu untuk
penyimpanan saja, manajemen yang disesuaikan dengan keperluan perusahaan
untuk menjaga kualitas produk digudang agar tetap sesuai standar (Puska Dagri
2015).
Kualitas merupakan faktor yang dapat meningkatkan daya saing suatu
produk. Persaingan dalam usaha tak luput dari tingkat produktivitas perusahaan,
rendahnya tingkat harga produk, dan kualitas produk. Sehingga untuk menjaga
dan mempertahankan konsistensi kualitas suatu produk maka perlu dilakukan
pengendalian kualitas atas aktivitas proses yang dijalani. Kualitas produk dan
produktivitas produk merupakan titik tumpu utama keberhasilan suatu sistem
produksi dalam industri. Terutama pengendalian produk jadi yang telah
tersimpan dalam gudang penyimpanan harus selalu dipantau keadaan dan
kualitasnya. Pengendalian kualitas produk jadi dengan bahan tembakau sangat
sensitif penanganannya oleh sebab itu di butuhkan keahlian tertentu dalam
menjaga keadaan sekitar tembakau seperti suhu, kelembaban, dan
hama/penyakit (Wulandari et al. 2016).
PT. Mangli Djaya Raya merupakan perusahaan yang bergerak dalam
bidang industri tembakau dan jasa pengeringan tembakau (redrying) yang
berlokasi di area Jember. PT. Mangli Djaya raya berdiri sejak tahun 1960. PT.
Mangli Djaya Raya juga bisa melakukan uji laboratorium untuk analisa (Nikotin,
Sugar, Chloride, dan Moisture). Produk yang di buat selain pengeringan tembakau
adalah cerutu, cerutu merupakan gulungan utuh daun tembakau yang telah
dikeringkan dan difermentasikan. Perusahaan dibidang tembakau ini menanam,
memperoleh, memproses, mengemas, dan mengirim sendiri hasil tembakau
Indonesia ke berbagai negara di dunia.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MOCH. BAYU DERRY FIRMANSYAH |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | TEMBAKAU; PT MANGLI DJAYA RAYA JEMBER |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:53 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:49 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/6097 |
