TRUNOJOYO-KP-24114-180331100041-PKL_180331100041_Nasirotut Diniyah.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Industri rumah tangga merupakan salah satu kegiatan yang bergerak
dibidang bisnis tetapi dengan peralatan yang belum sepadan dengan industri-
industri besar. Industri rumah tangga memiliki peralatan yang kurang canggih
tetapi harus diketahui pula bahwa industri rumah tangga dapat memproduksi suatu
jenis barang dan tidak menutup kemungkinan dapat memberikan nilai tambah
yang tinggi. Perindustrian dibidang bisnis mulai berkembang dari akibat adanya
suatu hasil-hasil pertanian yang memberikan peluang untuk diolah dan
memungkinkan untuk menghasilkan keuntungan (Ahyadi Lamusa, 2015).
Gandum merupakan hasil pertanian dari suku padi-padian yang kaya akan
karbohidrat. Makanan berbasis gandum atau tepung terigu telah menjadi makanan
pokok banyak Negara. Ketersediaannya di pasar dunia, kandungan protein yang
tinggi, harganya yang relatif tidak mahal dan cara pengolahannya yang praktis
menjadikan makanan berbahan dasar tepung terigu menyebar luas di berbagai
Negara. Hasil olahan gandum yang paling banyak dikonsumsi di Indonesia dan
berbagai Negara adalah roti dan mie. Produk jadi lainnya yang beredar di
masyarakat dengan komponen utama tepung terigu yaitu kue, biskuit, berbagai
makanan ringan, dan salah satunya adalah kue pia (Panjaitan et al., 2012).
Kue pia sebenarnya berasal dari negeri Cina bernama Tou Luk Pia yang
artinya kue pia. Kue pia ini mulai diproduksi di kampung Pathuk Yogyakarta. Kue
pia merupakan kue manis berbentuk bulat pipih yang diberi isi atau kumbu
dengan proses pengolahannya melalui pemanggangan atau pengovenan. Isi atau
kumbu merupakan hasil dari olahan kacang hijau dengan proses pengukusan serta
pengadonan dengan menambahkan minyak, gula, dan garam sebagai penambah
cita rasa. Semakin berkembangnya zaman jenis rasa pia menjadi berbagai rasa
seperti coklat, keju, nanas, dan lain sebagainya (Jamaluddin et al., 2014).
Pia Mahen merupakan salah satu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
(UMKM) yang memproduksi kue pia oleh-oleh khas daerah pasuruan-Jawa
Timur. UMKM Pia Mahen ini berdiri pada tahun 2014 oleh Ibu Srinah yang
memproduksi kue pia dengan berbagai varian rasa. Pada awal berdirinya UMKM
Pia Mahen ini masih memproduksi dengan 8 varian rasa yaitu kacang hijau,
pisang coklat, pisang keju, keju, coklat, strowbery, nanas, dan tape. Meskipun varian rasa masih belum tergolong banyak tetapi UMKM Pia Mahen ini sudah
memiliki banyak konsumen mulai dari anak-anak sampai orang dewasa.
Proses produksi kue pia pada UMKM Pia Mahen ini dimulai dari
pembuatan kumbu/isian kue pia yaitu dengan perendaman, pengukusan,
penghalusan dan pendinginan kacang hijau. Selanjutnya pembuatan adonan kulit
pia, pencetakan pia, pengovenan, pendinginan, dan proses terakhir adalah
pengemasan. Berdasarkan hal tersebut sehingga penulis tertarik untuk
mempelajari bagaimana proses produksi kue pia dengan kualitas yang baik oleh
UMKM Pia Mahen. Selain itu untuk menambah wawasan pengetahuan mengenai
bagaimana cara pengolahan kue Pia Mahen.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NASIROTUT DINIYAH |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | PROSES PRODUKSI; PIA KACANG HIJAU; UMKM PIA MAHEN PASURUAN |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:53 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:49 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/6092 |
