TRUNOJOYO-KP-24104-190341100075-Yuniar Mardiyanti#190341100075#Ilmu Kelautan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (8MB)
Abstract
Bidang budidaya di Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP)
Banyuwan terdiri dari budidaya perikanan tawar dan perikanan payau (udang
vannamei). Sehingga topik yang saya gunakan pada Praktik Kerja Lapang ini
adalah budidaya udang vannamei. Budidaya udang vannamei di BPPP
Banyuwangi tergolong budidaya intensif dengan padat tebar sekitar 166
ekor/m2
. Padat tebar tersebut tergolong tinggi dengan volume kolam hanya
mencapai 15 m3
. Udang vannamei merupakan jenis udang yang mudah
berkembang biak, memiliki nafsu makan yang cenderung baik, pertumbuhan
yang cenderung cepat jika dibudidayakan dengan benar, dapat dipelihara
dengan kepadatan yang tinggi, serta memiliki ketahanan yang tinggi terhadap
penyakit. Udang vannamei adalah organisme yang banyak dibudidayakan
karena memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi (Arsad et al. 2017). Udang
vannamei merupakan komoditas ekspor unggulan sektor perikanan yang telah
memberikan devisa yang besar bagi negara Indonesia. Budidaya udang
vannamei harus benar-benar memperhatikan kualitas airnya, mengingat air
adalah tempat tinggal udang. Kualitas serta kondisi air yang baik akan
mempengaruhi laju pertumbuhan udang. Parameter kualitas air yang diukur
yaitu pH, suhu, oksigen terlarut, salinitas, amonia, nitrit dan juga nitrat.
Laju pertumbuhan merupakan parameter yang harus dimonitoring
dengan baik dan benar karena berkaitan dengan pertumbuhan udang yang menyangkut panjang dan berat udang. Permasalahan yang bisa terjadi pada
budidaya udang adalah ketidaksesuaian antara pertumbuhan dengan umur
udang. Udang akan memiliki laju pertumbuhan yang cepat dan sesuai dengan
umur apabila dibudidayakan dengan benar, disisi lain udang juga bisa memiliki
laju pertumbuhan yang dibawah standart apabila tidak dibudidayakan dengan
benar. Pertumbuhan udang vannamei bisa tergolong tinggi ataupun rendah,
bergantung pada faktor-faktor yang mempengaruhi pada masa pemeliharaan
Faktor-faktor yang bisa mempengaruhi laju pertumbuhan udang antara lain :
kualitas air, pakan, dan pergantian air. Selain faktor tersebut, padat tebar benih
juga turut mempengaruhi laju pertumbuhan udang. Tingkat tebar benih yang
sesuai dengan luasan kolam maka akan menyebabkan pertumbuhan udang
menjadi optimal (Fuady et al. 2013).
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM Yuniar Mardiyanti |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | UDANG VANNAMEI; TAMBAK BETON; BALAI PELATIHAN DAN PENYULUHAN PERIKANAN BANYUWANGI |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:53 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:49 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/6072 |
