TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6806-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (88kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6806-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6806-CHAPTER1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (168kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6806-CHAPTER2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (469kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6806-CHAPTER3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (415kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6806-CHAPTER4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6806-CHAPTER5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (90kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6806-REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (228kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6806-APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Proses produksi batik dilakukan secara sederhana dengan teknik turun temurun, namun memiliki potensi bahaya yang tinggi mengingat adanya penggunaan bahan kimia dalam proses pewarnaannya diantaranya napthol, indigosol, remasol, kaustik, HCL dan bahan kimia lainnya. Penggunaan bahan kimia keras dalam produksi batik tulis Tanjung Bumi tidak diimbangi dengan adanya pengetahuan dan pemahaman bahan kimia sehingga pekerja tidak mampu menganalisis bahaya kerja dengan tepat.
Bentuk penerapan K3 yang dilakukan UKM dengan penyedianan alat pelindung diri (APD) yang berupa sarung tangan dan sepatu boot, namun dari pekerja enggan untuk menggunakan. Oleh sebab itu, peneliti ingin memperbaiki perilaku kerja unsafe menjadi safe yang sadar keselamatan kerja. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan analisa faktor pengaruh perilaku kerja sehingga diperoleh faktor penanganan limbah, kondisi kerja, APD, fasilitas kerja, pegawasan, tingkat kenyamanan serta pengetahuan dan pengalaman. Dengan mengintegrasikan analytical hierarchy process (AHP) dan Behavior based safety (BBS) peneliti bermaksud mendapatkan nilai SPI berdasarkan tingkat kepentingan faktornya. SPI pekerja bagian pewarnaan 0,622 yang menunjukkan 62,2% perilaku pekerja bagian pewarnaan telah sesuai faktor uji sedang SPI pekerja bagian pelorodan 0,439 yang menunjukkan perilaku pekerja pelorodan kurang baik terhadap faktor uji.
Berdasarkan analisis SPI tersebut faktor penanganan limbah, kondisi kerja dan APD dan pengawasan menjadi permasalahan perilaku yang harus diperbaiki. Perbaikan perilaku dilakukan dengan intervensi ergonomi dan pendekatan model ABC. Dari serangkaian proses intervensi dapat diberikan usulan untuk meningkatkan komitmen pemilik usaha dalam menerapkan K3, pembuatan safety poster untuk menginformasi dan mengedukasi sumber bahaya, akibat dan tindakan penanganan cidera dan penanganan limbah cair dengan oksidasi kuat AOPs.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NUR RAKHMAWATI |
| Department | Industri |
| Uncontrolled Keywords | K3, perilaku, SPI, intervensi, model ABC, AOPs |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Industri |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:53 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:49 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/6070 |
