PROSES PENGERINGAN TEH HIJAU (Camellia sinensis) DI PT CANDI LOKA NGAWI, JAWA TIMUR

MERIYA WIDIANTI PRASTIKA DEWI (2022) PROSES PENGERINGAN TEH HIJAU (Camellia sinensis) DI PT CANDI LOKA NGAWI, JAWA TIMUR. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-24100-190331100057-Meriya Widianti P.D#190331100057#TIP.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-24100-190331100057-Meriya Widianti P.D#190331100057#TIP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Teh hijau (Camelia sinesis) merupakan minuman yang memiliki banyak
manfaat kesehatan. Teh dihasilkan dari pucuk dengan 2-3 daun muda (P+2 atau P+3).
Teh ini dapat dimanfaatkan sebagai pangan fungsional, bahan tambahan untuk

produk kosmetik dan juga sebagai bahan tambahan untuk produk farmasi (Prawira-
Atmaja et al., 2021). Salah satu karakteristik dari teh hijau yaitu memiliki kadar air

yang rendah. Kadar air sangat mempengaruhi kualitas teh hijau yang dihasilkan.
Menurut Sharma et al., (2015) proses pengeringan dengan menggunakan suhu tinggi
mampu menurunkan kadar air paling tinggi dalam proses pembuatan teh. Oleh karena

itu untuk menghasilkan karakteristik teh hijau yang baik, maka diperlukan upaya-
upaya diantaranya pada saat proses pengeringan teh.

Pengeringan teh merupakan salah satu metode pengawetan yang bertujuan
untuk menurunkan kadar air pada bahan sehingga umur simpannya akan lebih
panjang (Panjaitan, 2018). Berdasarkan sumber tersebut dapat disimpulkan proses
pengeringan teh merupakan proses penurunan kadar air sampai batas tertentu dalam
mesin pengering dengan menggunakan udara panas sehingga dapat memperpanjang
umur simpan. Proses pengeringan dapat membuat hasil teh hijau menjadi berbentuk
gulungan yang sempurna (bulat, melintir, dan mengkilat). Pada PT Candi Loka Ngawi
terdapat beberapa macam pengeringan yang dilakukan pada teh hijau yaitu
pengeringan menggunakan mesin Endless Chain Pressure (ECP) Dryer, pengeringan
menggunakan mesin rotary dryer, dan pengeringan menggunakan mesin ball tea.
Menurut Damarjati (2011) tujuan dari proses pengeringan pada teh hijau diantaranya
untuk mencegah fermentasi, menghasilkan warna dan rasa yang khas dan juga
mengurangi kadar air yang dikandung oleh daun teh hingga batas tertentu.
Berdasarkan teori-teori tersebut maka proses pengeringan merupakan proses yang
sangat penting dalam pengolahan teh hijau.
Produk teh hijau yang baik diperlukan proses pengeringan yang tepat. Oleh
karena itu, perlu dilakukan praktik kerja lapang di PT Candi Loka Ngawi untuk
mengetahui proses pengeringan teh hijau yang baik dan benar. Pada praktik kerja
lapang ini penulis mengambil topik proses pengeringan yang meliputi proses
pengeringan, tujuan pengeringan teh hijau, faktor yang mempengaruhi pengeringan
teh hijau, komponen mesin pengeringan, dan spesifikasi mesin pengeringan.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
MERIYA WIDIANTI PRASTIKA DEWI
Department Teknologi Industri Pertanian
Uncontrolled Keywords PROSES PRODUKSI; TEH HIJAU; PT CANDI LOKA NGAWI, JAWA TIMUR
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 12:52
Last Modified 24 Oct 2026 16:49
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/6065

Actions (login required)

View Item
View Item