TRUNOJOYO-KP-24094-180311100017-0017_Diah Solistiani_Laporan PKL CV. Aura Seed Kediri.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Buah semangka merupakan komoditas hortikultura yang sangat disukai
oleh masyarakat Indonesia. Warna daging buah yang merah atau kuning serta
konsistensinya yang remah, banyak mengandung air, sangat enak disantap pada
saat haus. Tanaman ini tergolong dalam keluarga labu-labuan (Cucurbitaceae)
seperti halnya dengan blewah (Cucumis melo L), melon (Cucumis melo), dan
mentimun (Cucumis sativus L). Tanaman semangka merupakan tanaman yang
bersifat semusim dan tergolong cepat berproduksi (Sunarjono, 2006).
Pertumbuhan tanaman semangka yang merambat dan dalam pembudidayaannya
membutuhkan sinar matahari penuh, pada iklim yang lembab pertumbuhan
tanaman akan lambat dan tanaman mudah terserang oleh penyakit, terutaman
jamur (fungi). Hal ini dapat mengakibatkan penurunan produksi, bahkan dapat
menggagalkan panen. Panen semangka dilakukan pada umur yang relatif singkat
(genjah) sekitar 50-75 hari (Rukmana, 2006).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2018 produksi semangka di
Jawa Timur terdata sebanyak 126.750 dan di tahun 2019 produksi semangka
meningkat menjadi 148.803. Peningkatan inilah menjadi salah satu faktor untuk
memproduksi benih serta untuk memenuhi kebutuhan pada konsumen. Tanaman
semangka tumbuh degan baik di dataran rendah hingga dataran tinggi yaitu 0-550
mdpl. Semangka adalah tanaman semusim menjalar yang mana permukaan
tanaman tertutup bulu-bulu halus dan tajam dengan daunnya yang lebar dan
menjari. Batang tanaman semangka kecil panjang sehingga dapat menjalar pada
bambu dan tanah. Tanaman semangka adalah tanaman dengan bunga berumah
satu yang mana bunga jantan berbentuk terompet, sedangkan bunga betina
mempunyai bakal buah berbentuk bulat sebesar kelereng. Bunga pada tanaman
semangka tumbuh dari ketiak daun yang berbeda-beda dengan jumlah bunga
jantan pada umumnya jauh lebih banyak daripada bunga betina dan warna bunga
tanaman yakni berwarna kuning. Pembungaan tanaman membutuhkan bantuan
dalam melakukan proses penyerbukannya (Wijayanto et al., 2012).
Menurut Parajan (1996), pertumbuhan tanaman semangka memiliki 2 fase
yaitu faese vegetatif dan fase generatif. Pada fase vegetatif inilah pertumbuhan tanaman yang paling rentan, tanaman semangka membutuhkan nitrogen (N) yang
lebih banyak untuk pembentukan daun, akar, dan batang lebih maksimal. Selain
itu unsur Fosfat (P) dibutuhkan untuk pertumbuhan akar dan bunga, dan unsur
Kalsium (Ca) juga dibutuhkan untuk penebalan dinding sel untuk sistem
perakaran dan tunas yang baik serta daya simpan buah semangka. Perawatan
tanaman semangka juga diperlukan seperti pengairan, penyiangan, penyulaman,
pemupukan, dan pengendalian hama penggangu tanaman.
Berdasarkan uraian diatas, maka perlu diketahui tentang pertumbuhan
vegetatif pada tanaman semangka untuk memperoleh produksi benih yang
berkualitas dan bermutu. Oleh karena itu diperlukan pengembangan perawatan
pada tanaman semangka yang dapat menghasilkan kultivar unggul tanaman
semangka di Indonesia melalui proses pertumbuhan vegetatif sehinggamahasiswa
melakukan Praktik Kerja Lapang (PKL) Di CV. Aura Seed Indonesia yang
merupakan salah satu perusahaan pembenihan yang terdapat di Bunut, Bringin,
kec. Badas, Kediri, Jawa Timur. Penempatan mahasiswa PKL, bagi perguruan
tinggi di CV. Aura Seed Indonesia khususnya diyakini akan membantu capaian
tujuan di atas sedangkan, keberadaan mahasiswa dalam proses produksi dan
operasi, bagi CV. Aura Seed Indonesia dapat mewujudkan salah satu tujuan mulia
yaitu pewujudan diklat bagi petani dan masyarakat umum.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DIAH SOLISTIANI |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | SEMANGKA; CV. AURA SEED INDONESIA KEDIRI |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:52 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:49 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/6057 |
