TRUNOJOYO-KP-24077-180341100014-siti rohmawati.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Lobster merupakan jenis hewan avertebrata anggota Filum Arthropoda
yang hidup di dalam air. Perikanan laut mengenal dua jenis udang yaitu udang
penaied dan udang lobster. Lobster yang dikenal dengan spiny lobster merupakan
salah satu marga dari family Palinuridae memiliki 49 spesies. Lobster dapat
dibudidayakan guna memenuhi kebutuhan akan barang lobster. Lobster menjadi salah
satu komoditas perikanan yang terbilang potensial dan masuk dalam kategori
ekonomis penting untuk diekspor, hal tersebut sesuai dengan permintaan pasar
domestik terhadap ekspor lobster yang kian meningkat (Setyono 2006).
Budidaya lobster memiliki banyak kendala sehingga produksi belum bisa
menutupi atau memenuhi permintaan pasar. Kendala budidaya lobster bagi
masyarakat pembudidaya lobster yaitu serangan penyakit, berupa serangan virus,
bakteri, jamur maupun organisme patogen lainnya yang menyebabkan terganggunya
pertumbuhan sampai menyebabkan kematian. Pemberian vitamin serta mengecek
kualitas air secara rutin menjadi alternatif dalam meminimalisir terjadinya serangan
bakteri dan lainnya. Bakteri patogen lain yang sering ditemukan pada lingkungan
hidup krustacea, terutam lobster adalah Shigella sp. budidaya lobster meliputi
perhitungan laju pertumbuhan guna mengetahui nilai pertumbuhan dan
perkembangan lobster (Hatmanti, 2003). Kegiatan budidaya lobster juga dilakukan di
Instalasi Budidaya Laut Boncong yang merupakan satu-satunya instalasi di UPT
Pengembangan Budidaya Laut Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur
yang berada di Kabupaten Tuban (Rochmad dan Akhmad, 2020).
Jurusan Ilmu Kelautan Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura
dalam melaksanan program Strata-1 yang bertujuan menghasilkan lulusan yang
handal dalam menangani berbagai pekerjaan teruatama yang berhubungan dengan
sektor kelautan. Program Studi Ilmu Kelautan merupakan salah satu lembaga
pendidikan tinggi yang didukung pemerintah mempunyai peran yang penting dan berkewajiban dalam membentuk serta mengolah generasi muda anak bangsa yang
berkualitas khususnya dalam hal ini sektor kelautan. Mahasiswa harus mengenal dan
mengetahui keadaan secara nyata yang sebenarnya tentang kondisi dalam lingkup
dunia kerja, sehingga Mahasiswa ketika sudah lulus (sarjana) sudah siap untuk terjun
ke dunia kerja langsung. Mendukung program pemerintah khususnya Kementerian
Riset dan Teknologi mengenai programnya Link-and-match antara dunia pendidikan
dengan lapangan kerja yang sesungguhnya. Praktik Kerja Lapang (PKL) merupakan
salah satu kegiatan mahasiswa yang dapat memperluas wawasan baik dalam bidang
akademik maupun sosial masyarakat yang sangat diperlukan untuk membangun
kinerja pribadi yang baik sebagai modal terjun dalam dunia kerja dan masyarakat.
Keterbatasan mahasiswa dalam kemampuan interaksi antara dunia kerja dengan
bidang akademik serta tidak adanya ketidak singkronan antara materi perkuliahan
dengan permasalahan dunia kerja menyebabkan mahasiswa kurang memiliki
pengetahuan yang lebih mendalam, sehingga sering kali tidak siap jika dihadapkan
langsung dengan dunia kerja.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM Siti Rohmawati |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | LOBSTER PAKISTAN; INSTALASI BUDIDAYA LAUT BONCONG TUBAN |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:52 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:49 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/6017 |
