MANJEMEN PENGELOLAAN LIMBAH PADA PROSES PRODUKSI TERI NASI KUALITAS EKSPOR DI PT MARINAL INDOPRIMA KAPEDI SUMENEP, JAWA TIMUR

AMUKTI PRANA MAHARDIKA (2022) MANJEMEN PENGELOLAAN LIMBAH PADA PROSES PRODUKSI TERI NASI KUALITAS EKSPOR DI PT MARINAL INDOPRIMA KAPEDI SUMENEP, JAWA TIMUR. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-24069-190331100101-AMUKTI PRANA MAHARDIKA#190331100101#TIP.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-24069-190331100101-AMUKTI PRANA MAHARDIKA#190331100101#TIP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Limbah hasil industri menjadi salah satu masalah di era industrialisasi,
oleh karena itu regulasi tentang industri ramah lingkungan yang mengharuskan
pengolahan limbah harus dilakukan pada proses produksi baik dari hulu hingga
hilir (Nasir et al., 2015). Saat ini sudah mulai banyak konsumen yang memiliki
perilaku dimana pembeliannya dipengaruhi oleh orientasi terhadap lingkungan dan
sangat memberikan perhatian khusus kepada dampak dari proses produksi suatu
produk terhadap lingkungan (Wibowo, 2011). Pemerintah juga sudah mengatur
regulasi mengenai hal ini, dengan adanya Undang Undang Republik Indonesia No.
32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Bahkan
organisasi di seluruh dunia, baik kalangan pemerintah, universitas ataupun
komunitas sangat mendukung adanya industri yang ramah lingkungan sebagai isu
yang sangat penting di dunia global (Hadoko, 2021). Menurut Wibowo, (2011),
ramah lingkungan meliputi penggunaan teknologi produksi yang tidak mencemari
lingkungan, penggunaan bahan baku serta pembuatan kemasan dari bahan daur
ulang. Sedangkan pengertian produksi bersih adalah produksi yang bertujuan
untuk meningkatkan produktivitas dengan memberikan tingkat efisiensi
penggunaan bahan mentah, energi, dan air, serta mendorong kelestarian
lingkungan. Dapat dikatakan kedua konsep ini baik diterapkan pada industri. Untuk
menjawab tantangan stakeholders maka dibutuhkan tindakan untuk
mengaplikasikan indsutri ramah lingkungan untuk menghasilkan produk yang
ramah lingkungan (Ariyanti et al., 2014).
Penerapan industri yang ramah lingkungan dilakukan di kondisi sebuah
industri yang dilihat dari beberapa indikator seperti bahan baku, energi, dan limbah
yang dihasilkan dalam produksinya (Ariyanti et al., 2014). Saat ini industri telah
banyak mempelajari aliran limbah untuk mengidentifikasi peluang untuk
penghematan sumber daya baik energi ataupun bahan baku. Hal ini dilakukan
dengan analisis ekonomi yang berkaitan dengan biaya bahan baku dan biaya
bahan bakar. Limbah dimungkinkan dapat dijadikan alternatif bahan bakar pada
proses produksi untuk mewujudkan adanya industri yang lebih ramah lingkungan
(Hogland Stenis, 2000). Analisis terhadap penanganan limbah juga dapat
dilakukan dengan konsep (5R) rethink, reduce, reuse, recycle, dan recovery.
Konsep 5R akan mendukung adanya ekonomi sirkular yang menurut Ping et al.,
(2021) proses produksi akan menciptakan loop dalam siklus hidup produk untuk
mempertahankan nilai sumber daya produk dan juga terdapat nilai tambah karena
adanya pengelolaan limbah menjadi suatu produk yang lebih bernilai ekonomis
(Majid, 2019). Industri harus mengelola limbahnya dengan baik agar dapat
mengurangi kerusakan lingkungan baik jangka pendek maupun jangka panjang
(Rizki Syamsudin, 2014). Semua konsep ini akan menunjang terciptanya industri
yang berkelanjutan yang mengusung teori triple bottom line, sebagai tolak ukur
kesuksesan sebuah industri dari aspek ekonomi, sosial dan lingkungan (Adhy,
2013). Berdasarkan manfaat yang diperoleh, industri dapat menerapkan konsep
konsep ini untuk memperoleh keuntungan yang lebih besar lagi. Salah satu cara
untuk mengendalikan limbah yang dihasilkan pada proses industri adalah dengan
membuat sebuah manajemen pengelolaan limbah yang baik.
Manajemen pengelolaan limbah merupakan sebuah proses
perencanaan dan pengontrolan limbah pada sebuah industri untuk terciptanya
kawasan industri yang ramah lingkungan dan berkelanjutan (Asmiwati et al.,
2016). Manajemen pengelolaan dilakukan dengan pelaksanaan sebuah proses
perencanaan, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai
sasaran secara efektif dan efisien. Efektif berarti tujuan dapat dicapai sesuai
dengan perencanaan, sementara efisien berarti tugas yang ada dilaksanakan
secara benar, terorganisasi, dan sesuai dengan jadwal. Limbah yang dihasilkan
kebanyakan adalah limbah padat dan limbah cair, dimana limbah ini bisa berasal
dari rumah tangga, perkantoran, industri, transportasi dan lain sebagainya (Rezki
& Kusumawati, 2019). Adanya manajemen pengelolaan limbah membuat sebuah
perusahaan dapat mengatur pengelolaan limbahnya lebih terorganisasi sehingga
hasil dan pencapaian yang diperoleh akan semakin efektif dan efisien.
Praktek kerja lapang (PKL) ini melakukan studi kasus di PT. Marinal
Indoprima Kapedi adalah sebuah perusahaan processing dan exporting teri nasi
yang tidak lepas dari keberadaannya limbah pada setiap proses produksi
pembuatan teri nasi. Setiap proses pada pembuatan produk ini terdapat limbah
yang akan dihasilkan baik limbah padat maupun limbah cair. Hal ini merupakan
sebuah tantangan untuk menjaga kawasan industri agar tetap ramah lingkungan
dan nyaman bagi semua pekerja di kawasan industri. PT Marinal Indoprima
melakukan penerapan pengelolaan limbah padat dan cair. Berdasarkan
penjelasan mengenai manajemen pengelolaan limbah dapat menjadi sebuah topik
pada praktik kerja lapang (PKL) yang dilakukan di PT. Marinal Indoprima Kapedi dengan tema manajemen pengelolaan limbah pada proses produksi teri nasi
kualitas ekspor di PT. Marinal Indoprima Kapedi.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
AMUKTI PRANA MAHARDIKA
Department Teknologi Industri Pertanian
Uncontrolled Keywords LIMBAH INDUSTRI; PROSES PRODUKSI; TERI NASI; PT MARINAL INDOPRIMA KAPEDI SUMENEP, JAWA TIMUR
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 12:51
Last Modified 24 Oct 2026 16:49
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/6000

Actions (login required)

View Item
View Item