TRUNOJOYO-KP-24068-180331100097-LAPORAN PKL AKHIR_ADITYA_180331100097.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Tembakau menjadi hasil komoditas perkebunan dan perdagangan di
wilayah Indonesia. Hasil produk dari tembaku yang menunjang ekonomi di
Indonesia adalah daun tembakau dan rokok (Rachmat, 2010). Menurut Triono,
(2017) kualitas tembakau yang baik hanya dihasilkan oleh beberapa daerah di
Indonesia. Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) menyatakan bahwa lahan
tembakau mengalami penurunan. Tercatat setiap tahun produksi tembakau
mengalami naik dan turun. Data dari badan pusat statistik menyebutkan pada
tahun 2015 produksi tembaku di Indonesia sekitar 202.322 Ton, namun data
produksi optimum pada tahun 2012 tercatat 260.818 Ton. Namun peran dalam
perekonomian nasional. tembaku menjadi sumber pendapata petani dan lapangan
kerja masyarakat, dari data APBN cukai yang diberikan oleh produksi tembakau
memberikan kontribusi untuk pemerintah Indonesia (Triono, 2017).
Tembakau menjadi hasil perkebunan sebagai bahan baku utama produk
rokok di Indonesia. Industri rokok merupakan salah satu industri pertanian
(agroindustri) karena bahan baku utama adalah tanaman tembaku. Kualitas
tembakau yang baik dapat ditentukan dari proses pengolahan pasca panen. Untuk
mendapat nilai ekonomis yang tinggi perlu dilakukan penilaian terhadap kualitas
daun tembakau yang melibatkan faktor internal dan eksternal (Wibisono &
Ibadillah, 2017).
Tembaku tergolong dalam spesies Nicotiana Tobacum yang mengandung
nikotin dan tar Nikotin adalah zat, atau bahan senyawa pirrolidin yang terdapat
dalam Nicotiana tabacum, Nicotiana rustica dan spesies lainnya atau sintetisnya
yang bersifat adiktif dapat mengakibatkan ketergantungan. Tar adalah senyawa
polinuklir hidrokarbon aromatika yang bersifat karsinogenik (Rahcmat, 2010).
Secara umum mutu tembakau dapat dinyatakan dalam sifat fisik, organolabtik
juga dapat dilihat dalam kandungan kimiawi dan kandungan residu yang dapat
membahayakan tubuh. Biasanya mutu tembakau dinyatakan dalam proses grading
atau faktor faktor khusus pada produk tembakau dari masing-masing produsen
dan daerahnya (Wardhono et al, 2019).
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ADITYA |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | GRADING; TEMBAKAU; KOPERASI KARYAWAN REDRYING BOJONEGORO |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:51 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:49 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5999 |
