PEMBESARAN KERANG ABALON (Haliotis squamata) MENGUNAKAN WADAH BAK BETON DI BALAI PERIKANAN BUDIDAYA LAUT (BPBL) LOMBOK, NTB

JESINTA Y Y FIOBETAW (2022) PEMBESARAN KERANG ABALON (Haliotis squamata) MENGUNAKAN WADAH BAK BETON DI BALAI PERIKANAN BUDIDAYA LAUT (BPBL) LOMBOK, NTB. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-24053-180341100125-Jesinta Y Y Fiobetaw-180341100125-ILMU KELAUTAN.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-24053-180341100125-Jesinta Y Y Fiobetaw-180341100125-ILMU KELAUTAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Abalon merupakan salah satu komoditas yang memiliki nilai ekonomis tinggi
karena kandungan yang dimiliki abalone. Abalon (Haliotis) adalah salah satu bahan
makanan yang lezat dan merupakan sumber protein. Habitat abalon (Haliotis) di
alam adalah pada area pasang surut dengan dasar perairan karang sedikit berpasir
(Tahang 2005). Budidaya abalon di Indonesia dilakukan dengan metode keramba
apung dan keramba tancap dengan jumblah individu 20 ekor.kegiatan budidaya
abalon mengalami tend kenaikan yang positif, namun belum mencukupi kebutuhan
pasar Farliyani et.,al,2020).
Pemanfaatan abalon sebagai hidangan laut banyak diminati karena
mempunyai nilai gizi yang tinggi, cita rasa yang khas, juga makanan ini mampu
meningkatkan vitalitas dan rendah kolesterol (Bambang 2010). Daging abalon
merupakan sumber makanan berprotein tinggi, rendah lemak, makanan tambahan
(food suplement). Protein mempunyai fungsi khas yang tidak dapat digantikan oleh
zat gizi lain, yaitu membangun serta memelihara sel-sel dan jaringan tubuh. Sumber
asam amino penyusun protein bagi mahluk hidup berasal dari nutrisi yang masuk
ke tubuh . Biota ini dianggap mampu menyembuhkan penyakit ginjal di jepang.
Cangkang dari abalon juga memiliki nilai ekonomis yang tidak kalah tinggi
dibandingkan dagingnya (Capinpin, 1996).
Pengembangan budidaya abalon sendiri sangat potensial dilakukan di
Indonesia. Perairan laut Indonesia yang luas dan juga potensi pakan abalon yang
bisa diproduksi sepanjang tahun merupakan faktor yang sangat mendukung untuk
budidaya abalone Indarjo 2007).). Budidaya abalon dapat menjadi alternatif atau
tambahan penghasilan bagi masyarakat pesisir dan sekaligus memberikan dampak
positif secara ekologis, yaitu mengurangi tekanan terhadap eksploitasi sumber daya
abalon dari alam.
Nusa Tenggara Barat merupakan salah satu pulau di Indonesia yang
mempunyai potensi sumber daya alam yang bagus. Wilayah perairan pulau ini menunjukkan keberadaan abalon yang cukup melimpah. Banyaknya manfaat yang
menunjukkan potensi abalon dari segi ekonomi maupun konsumsi cukup tinggi
merupakan Latar belakang utama dari saya mengangkat topik ini. Salah satu sebab
belum berkembangnya budidaya abalon di Indonesia adalah minimnya penelitian
mengenai abalon padahal kandungan yang dimiliki abolon sangat banyak. Abalon
tropis juga banyak di temukan di perairan Indo-Pasifik, dan juga kepuauan
Indonesia yaitu Pulau Seribu, Madura,Lombok, Sumbawa,Sulawesi Maluku dan
Papua (Setyono, 2019).
Pentingnya pengetahuan tentang Teknik Pembesaran Kerang Abalon Dengan
Perbedaan Wadah Pemeliharaan inilah yang menjadi latar belakang kegiatan
Praktik Kerja Lapang (PKL) di Balai Perikanan dan Budidaya Laut (BPBL)
Lombok dilaksanakan.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
JESINTA Y Y FIOBETAW
Department Kelautan
Uncontrolled Keywords ERANG ABALON; BAK BETON; BALAI PERIKANAN BUDIDAYA LAUT (BPBL) LOMBOK, NTB
Divisions Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 12:51
Last Modified 24 Oct 2026 16:49
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5967

Actions (login required)

View Item
View Item