TRUNOJOYO-KP-24051-190341100107-Wildan Tri Pradista#190341100107.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (15MB)
Abstract
Produksi yang tinggi merupakan tujuan dari budidaya udang secara
intensif untuk memenuhi kebutuhan pasar akan udang. Salah satu ciri dari
budidaya intensif adalah pemantauan yang dilakukan secara berkala terhadap
kolam atau tambak untuk menghasilkan kualitas udang yang bagus. Budidaya
intensif dengan padat tebar yang tinggi menuntut kondisi lingkungan kolam atau
tambak yang dapat menunjang bibit udang untuk tumbuh dengan baik. Saat
musim hujan, kualitas air tambak cenderung tidak stabil serta pada kondisi
ekstrim akan terjadi penurunan kualitas perairan secara drastis. Kualitas perairan
erat sekali dengan aktivitas plankthon (phytoplankthon) dalam berfotosintesa
untuk menghasilkan cholorophyl (zat hijau daun) yang sangat berguna dalam
menjaga keseimbangan ekosistem perairan tersebut. Kegiatan fotosintesa oleh
plankthon (phytoplankthon) tersebut sangat tergantung oleh adanya sinar
matahari, sedangkan pada musim hujan intensitas sinar matahari di dalam
perairan tambak relatif minim sehingga kualitas air tambak cenderung tidak stabil.
Secara fisik kualitas air untuk budidaya udang Vaname ditentukan oleh
kecerahan air ideal 30 cm (menunjukkan populasi plankton dan kandungan
material terlarut dalam air), suhu (ideal 25 – 31°C) dan derajat keasaman (pH)
Besarnya pH air yang optimal untuk kehidupan udang adalah 7,5 – 8,5 (netral),
karena pada kisaran tersebut menunjukkan imbangan yang optimal antara
oksigen dan karbondioksida serta berbagai mikrooranisme yang merugikan sulit
berkembang (Multazam dan Zulfajri, 2017).
Udang vaname memiliki keunggulan yang tepat untuk kegiatan budidaya
udang dalam tambak antara lain: Responsif terhadap pakan/nafsu makan yang
tinggi, lebih tahan terhadap serangan penyakit dan kualitas lingkungan yang
buruk pertumbuhan lebih cepat, tingkat kelangsungan hidup tinggi, padat tebar
cukup tinggi dan waktu pemeliharaan yang relatif singkat yakni sekitar 90 100
hari per siklus (Multazam dan Zulfajri, 2017).
Pengembangan udang Vanname ini dilakukan di Indonesia karena jenis
udang ini lebih banyak memiliki keunggulan dibandingkan jenis udang lain.
Keunggulan dari udang Vanname adalah ketahanan terhadap penyakit,
kebutuhan kandungan protein yang relatif lebih rendah, terlarut serta mampu
memanfaatkan seluruh kolom air dibandingkan dengan udang jenis lain. Selain itu
udang Vanname juga dapat dibudidayakan pada kisaran salinitas yang lebar (0,5–45 ppt), kebutuhan protein yang lebih rendah (20–35%) dibanding windu,
mampu mengkonversi pakan dengan lebih baik (FCR 1,2–1,6) serta dapat ditebar
dengan kepadatan tinggi hingga lebih dari 150 ekor/m2. Salah satu bentuk
pengembangan dari budidaya udang vanammei adalah jenis kolam. Jenis kolam
yang sekarang sedang banyak diterapkan oleh pembudidaya udang adalah
kolam bak beton. Kolam bak beton merupakan kolam budidaya udang vanname
yang menggunakan kolam yang memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan
dengan ukuran kolam budidaya udang pada umumnya (Multazam dan Zulfajri,
2017).
Menurut Mahasri (2019), potensi dari budidaya udang semakin hari
semakin besar dan menjadi alasan utama untuk mengambil praktik kerja lapang
tentang pemeliharaan udang vannamei khususnya. Praktik kerja lapang ini
menjadi jalan untuk mempelajari banyak hal mengenai teknik pemeliharaan
udang vannamei yang baik. Materi yang didapat dikelas pun masih dirasa kurang
sehingga dilakukan PKL mengenai pemeliharaan udang. Alasan lain kenapa
mengambil PKL Instalasi Budidaya Laut Prigi ini karena tambak kolam nya sudah
menggunakan salah satu system modern yaitu menggunakan kolam beton
(BUSKUTON). Bak beton (BUSKOTON) merupakan Bak budidaya udang
vannamei yang ada di IBL Prigi. Bak beton budidaya ini dikhususkan untuk
budidaya udang vannamei secara kecil.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM WILDAN TRI PRADISTA |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | UDANG VANNAMEI; BAK BETON INDOOR; INSTALASI BUDIDAYA LAUT PRIGI, TRENGGALEK |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:51 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:49 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5965 |
