IDENTIFIKASI PERUBAHAN GARIS PANTAI DAN SEBARAN JENIS SEDIMEN DI PERAIRAN SUNGSANG, KABUPATEN BANYUASIN PROVINSI SUMATERA SELATAN

MARIAH NUR LAILA SUHARTONO (2022) IDENTIFIKASI PERUBAHAN GARIS PANTAI DAN SEBARAN JENIS SEDIMEN DI PERAIRAN SUNGSANG, KABUPATEN BANYUASIN PROVINSI SUMATERA SELATAN. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-24041-190341100114-Mariah Nur Laila Suhartono#190341100114#Ilmu Kelautan.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-24041-190341100114-Mariah Nur Laila Suhartono#190341100114#Ilmu Kelautan.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract

Nilai produktifitas muara sungai cukup tinggi. Hal ini terjadi karena pada
kawasan muara sering terjadi akibat akumulasi bahan–bahan organik maupun
anorganik yang berasal dari daratan dan mengalir melewati aliran sungai dan
periran sekitarnya secara terus menerus (Rosyadewi Zainul 2021). Aliran
sungai yang mengandung bahan organik mengandung material, material itu ialah
sedimen. Material sedimen yang terangkut dari hulu sungai sampai muara sungai
akan mengalami proses yang namanya pengendapan. Sedimen merupakan
salah satu hasil dari pecahan batuan atau bahkan berasal dari bahan organik
terangkut dan terendapkan pada suatu tempat yang berasal dari beberapa
sumber.
Garis pantai dimiliki juga oleh perairan Sungsang. Garis pantai adalah
batas pertemuan diantara darat dan lautan yang dapat berubah karena adanya
pasang surut air laut. Perubahan garis pantai juga disebabkan karena terjadinya
abrasi dan akresi. abrasi merupakan proses pengikisan pantai oleh gelombang
dan arus laut. Akresi merupakan perubahan garis pantai yang terjadi akibat
adanya pendangkalan atau penambahan daratan akibat pengendapan sedimen
yang dibawa oleh bantuan air laut (Agustin Achmad, 2020). Garis pantai akan
mengalami perubahan dalam jangka waktu yang bervariasi seperti mengalami

2

perubahan dari tiap tahun atau setiap musim. Perubahan garis pantai ini terjadi
karena adanya beberapa faktor perubahan garis pantai disebabkan olej aktivitas
gelombang, arus dan angin (Parman, 2010). Adanya perubahan garis pantai
masih perlu diperhatian karena akan memiliki dampak yang nyata terhadap
kehidupan sosial dan lingkungan. Hal ini dilakukan agar kita tahu cara
pemanfaatan lahan wilayah pesisir secara optimal (Tanto et al., 2017).
Saat ini perlu dilakukan adanya pembuatan peta sebaran sedimen dan
peta perubahan garis pantai di perairan Sungsang. Pembuatan peta sebaran
sedimen bertujuan untuk memudahkan masyarakat beraktifitas dan
memudahkan dalam proses pembangunan serta jalur transportasi yang ada
disekitar Perairan Sungsang, sedangkan peta perubahan garis pantai yang ada
di Perairan Sungsang memiliki fungsi dan tujuan yaitu untuk mengetahui
penyebab terjadinya perubahan garis pantai apakah perubahannya ini
disebabkan akibat adanya akresi dan abrasi. Peubahan garis pantai juga dapat
digunakan untuk decision making tools untuk pembangunan infrastruktur di
sekitar Perairan Sungsang. Maka dari itu, Kegiatan Praktik Kerja Lapang (PKL)
difokuskan dalam pembuatan peta sebaran sedimen dan peta perubahan garis
pantai di perairan sungsang.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
MARIAH NUR LAILA SUHARTONO
Department Kelautan
Uncontrolled Keywords GARIS PANTAI; SEDIMEN; PERAIRAN SUNGSANG, KABUPATEN BANYUASIN PROVINSI SUMATERA SELATAN
Divisions Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 12:50
Last Modified 24 Oct 2026 16:49
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5929

Actions (login required)

View Item
View Item