TRUNOJOYO-KP-24015-190341100038-Dinda Anastasya Fadhilla_190341100038_Ilmu Kelautan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7MB)
Abstract
Rajungan (Portunus pelagicus) merupakan jenis crustacea yang populasinya
masih banyak di perairan Indonesia. Rajungan telah lama di minati oleh
masyarakat baik di dalam negeri maupun luar negeri, oleh karena itu harganya
relatif mahal. Daging rajungan ini selain dinikmati di dalam negeri juga di ekspor
ke luar negeri seperti ke Jepang, Singapura dan Amerika. Rajungan di Indonesia
sampai sekarang masih merupakan komoditas perikanan yang memiliki nilai
ekonomis tinggi. Sampai saat ini seluruh kebutuhan ekspor rajungan masih
mengandalkan dari hasil tangkapan di laut (Mania, 2007). Rajungan banyak
ditemukan pada daerah dengan geografi yang sama seperti kepiting bakau (Scylla
serrata). Sejak dulu rajungan merupakan hasil laut yang penting dalam sector
perikanan. Rajungan di Indonesia sampai sekarang masih menjadi komoditas
perikanan yang memiliki nilai ekonomis tinggi yang diekspor terutama ke negara
Amerika, yaitu mencapai 60% dari total hasil tangkapan rajungan. Tingginya nilai
ekonomis rajungan dalam perekonomian akan menyebabkan peningkatan
penangkgkapan rajungan yang akan menyebabkan overfishing. Perlu adanya
pencegahan untuk mengkajian dan metode untuk mempertahankan stok rajungan
di alam. Kajian stok rajungan di Indonesia di perlukan untuk mendapat informasi
tentang dasar perikanan yang berkelanjutan di zaman sekarang. Praktik kerja
lapang kali ini bertujuan untuk mengetahu pola pertumbuhan yang terjadi para
rajungan (Portunus pelagicus).
Praktik Kerja Lapang atau di kenal dengan PKL adalah kegiatan yang dimana
mahasiswa atau mahasiswi melakukan sebuah kerja lapang disuatu tempat baik
instansi ataupun lembaga yang relevan dengan program studinya. Praktik Kerja
lapang ini dilakukan dengan tujuan mahasiswa dan mahasiswi bisa mengenal
dunia pekerjaan. Praktik kerja lapang juga menjadi sarana bagi mahasiswa dan
mahasiswi untuk mempraktekkan langsung ilmu yang di dapat selama dibangku
perkuliahan. Praktik kerja lapang juga dapat membantu mahasiswa agar bisa
berinteraksi dengan masyarakat luas selain itu praktik kerja lapang bisa membantu
mahasiswa dan mahasiswi untuk siap ke dunia kerja apabila telah menyelesaikan
masa belajar di kampus.
Yayasan Reefcheck Indonesia adalah suatu yayasan yang berfokus tentang
pengelolaan ekosistem pesisir dan laut secara terpadu, Yayasan Reefcheck Indonesia didirikan pada tahun 2005 dan merupakan bagian dari Reefcheck
internasional dengan jaringan konservasi terumbu karang terbesar yang
menjangkau lebih dari 90 negara. Yayasan Reefcheck Indonesia berfokus ke 3
konservasi kolaborasi manajemen, ilmu pengetahuan, dan teknologi saat ini yg
dapat di terapkan dalam program pemberdayaan masyarakat. Yayasan Reefcheck
Indonesia mempunyai sebuah kajian mengenai budidaya rajungan yang ada di
Desa Gapurana Kecamatan Talango Sumenep, karena masyarakat Talango
merupakan salah satu nelayang rajungan. Adanya budidaya yang dilaksanakan
oleh reefcheck ini bisa membuat masyarakat tidak menangkap rajungan dengan
ukuran yang masih kecil dan sebaiknya di budidayakan terlebih dahulu.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DINDA ANASTASYA FADHILLA |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | RAJUNGAN; PAGAR TANCAP; DESA GAPURANA, TALANGO |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:49 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:49 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5868 |
