TRUNOJOYO-KP-23983-180311100052-180311100052_INDAH NUR WULANSARI_LAPORAN PKL.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Seiring dengan berkembangnya zaman, semakin lama secara terus menerus
mengalami kemajuan. Sekarang ini dunia sedang berada pada kondisi dimana setiap
kegiatan dapat dilaksanakan menggunakan teknologi yang canggih dengan
pengaplikasian kecerdasan pada teknologi teknologi yang diciptakan. Kondisi ini
biasa disebut dengan revolusi industri 4.0. Hal inilah yang menuntut perubahan
harus dilakukan dengan tujuan agar mampu bersaing dengan Negara negara
lainnya. Revolusi industri 4.0 ini mampu menyederhanakan semua aktivitas
produksi serta mampu meningkatkan kualitas layanan yang dapat berimbas pada
penghematan (biaya, waktu dan tenaga) dengan pemanfaatan teknologi yang
tercipta dengan tetap memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan.
Kehadiran revolusi industri 4.0 atau yang biasa disebut dengan era disrupsi
ini dapat mengubah kebiasaan atau kegiatan beraktivitas manusia dalam skala ruang
lingkup, kompleksitas serta perubahan pengalaman hidup dari sebelumnya. Hal ini
menjadikan lulusan yang dihasilkan perguruan tinggi dan Dinas Pendidikan yang
ada berada pada zaman dengan perkembangan teknologi yang cukup pesat. Hal ini
menjadi sebuah alasan sehingga mahasiswa yang ada mampu beradaptasi dengan
meningkatkan kemampuan dan wawasan terhadap kondisi lingkungan yang berada
di era disrupsi ini.
Peningkatan kemampuan dan wawasan mahasiswa dapat diwujudkan
dengan kegiatan magang atau praktik kerja lapang (PKL). Kegiatan ini mampu
memberikan peningkatan wawasan dan kompetensi mahasiswa dengan
memberikan pengalaman di lapang sehingga mampu bersaing di era disrupsi ini.
Pengalaman di lapang pada kegiatan PKL merupakan penerapan teori yang di dapat
dikelas untuk diterapkan di lapang sehingga mampu meningkatkan pengetahuan,
kemampuan, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama dan manajemen diri dalam
kondisi yang akan dihadapi di dunia kerja pada era disrupsi ini.
Kegiatan PKL yang telah dilakukan ini memberikan pengetahuan baru
tentang jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) yang merupakan tanaman berinti
spora dan termasuk ke dalam salah satu jenis produk holtikultura yang dapat
dikembangkan dan diarahkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat serta memperbaiki keadaan gizi melalui penganekaragaman jenis bahan makanan. Hal
ini dikarenakan jamur tiram putih mengandung polisakarinda (Beta-D-glucans)
yang mampu menjadi antitumor, antivirus, antikanker serta dapat meningkatkan
system imun (Kusumaningrum et al, 2017).
Budidaya jamur merupakan salah satu pengaplikasian bioteknologi yang
memakai dan memanfaatkan teknologi yang sederhana dan praktis sehingga lebih
mudah untuk diterapkan oleh masyarakat pedesaan. Budidaya jamur sendiri dapat
dijadikan sebagai alternatif dalam pemanfaatan sumberdaya alam hayati. Jamur
tiram merupakan salah satu komoditi holtikultura yang mudah mengalami
kerusakan sehingga upaya dalam mempertahankan kualitas jamur sendiri
membutuhkan teknik dan metode panen dan pasca panen yang tepat.
Teknik panen dan pascapanen yang baik mampu meningkatkan hasil
produksi serta memperbaiki kualitas dari produk yang dihasilkan. Pengetahuan
tentang teknik panen dan penanganan pascapanen jamur tiram putih yang tepat
sangat perlu dipelajari untuk menjaga kualitas produksi agar tidak menurun. Selain
itu, teknik panen dan pasca panen yang benar juga mampu meningkatkan daya
simpan dari jamur tiram putih dan memenuhi persyaratan keamanan pangan selama
disimpan sebelum didistribusikan sehingga tetap memiliki daya saing dalam
pemasaran.
Salman Agro Farm merupakan salah satu usaha yang bergerak dibidang
agribisnis yang terletak di Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur terutama di
bidang holtikultura salah satunya yaitu jamur tiram. Salman Agro Farm merupakan
tempat PKL penulis untuk mendapatkan pengalaman secara langsung sehingga
dapat meningkatkan kemampuan penulis dalam teknik budidaya jamur tiram
khususnya di bidang panen dan pascapanen jamur tiram. Salman Agro Farm
membudidayakan jamur tiram mulai dari proses pembuatan bibit jamur, media
tanam hingga proses pemasaran dengan kemampuan memproduksi hingga
memasarkan jamur tiram ini cukup besar dan kontinyu.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM INDAH NUR WULANSARI |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | PANEN DAN PASCAPANEN; JAMUR TIRAM PUTIH; SALMAN AGRO FARM JEMBER |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:48 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:49 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5803 |
