PENGENDALIAN MUTU BAHAN BAKU RAJUNGAN (Portunus pelagicus) DI PT. BUMI MENARA INTERNUSA SURABAYA

AKHMAD DWI KURNIAWAN (2021) PENGENDALIAN MUTU BAHAN BAKU RAJUNGAN (Portunus pelagicus) DI PT. BUMI MENARA INTERNUSA SURABAYA. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-23966-180331100054-Laporan PKL_180331100054_Akhmad Dwi Kurniawan.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-23966-180331100054-Laporan PKL_180331100054_Akhmad Dwi Kurniawan.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Rajungan (Portunus pelagicus) memiliki nilai ekonomi yang tinggi serta
menjadi salah satu komoditas perikanan yang tinggi di Indonesia. Data KKP
menunjukkan bahwa di Jawa Timur khususnya di kabupaten Lamongan
telah menyumbang 19,44% hasil perikanan rajungan. Sedangkan untuk
kota-kota lainnya hanya memproduksi rajungan di bawah 10%. Rajungan
mengadung banyak protein sehingga permintaan rajungan dari dalam dan
lar negeri semakin meningkat. Rajungan yang telah di ekspor ke luar negeri
berupa olahan daging yang telah dipisahkan dari kerapasnya. (Amelia et al.
2020).
Bahan baku harus bersih, bebas dari bau yang menandakan

kebusukan, bebas dari tanda dekomposisi dan pemalsuan, bebas dari sifat-
sifat alamiah lain yang dapat menurunkan mutu serta tidak membahayakan

kesehatan. secara organoleptic bahan baku harus mempunyai karakteristik
kesegaran seperti kenampakan yang utuh, bersih, cemerlang, cangkang
keras, kokoh dan kuat. Selain itu harus berbau segar spesifik jenis. Untuk
mempertahankan mutu bahan baku, rajungan harus cepat ditangani karena
jika tidak langsung ditangani maka harus disimpan kedalam tempat yang
benar dengan suhu mencapai 5 ̊C serta higienis. Standar Nasional Indonesia
(SNI 01-6929.2-2010). Mutu produk sebagian besar ditentukan berdasarkan
keseragaman, penampilan dan tidak adanya cacat (Supriadi et al. 2019).
Pengendalian mutu bahan baku menjadi salah satu faktor penting
industri rajungan konsistensi mutu produk akhir yang dihasilkan.
Pengendalian mutu (Quality Control) merupakan proses atau tahapan yang
menjadikan entitas sebagai peninjau kualitas dari semua proses yang
melibatkan produksi dari awal sampai akhir. Standar yang digunakan pada
pengendalian mutu proses pengolahan rajungan adalah ISO 9001:2008 dan
TQM (Total Quality Management).

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
AKHMAD DWI KURNIAWAN
Department Teknologi Industri Pertanian
Uncontrolled Keywords BAHAN BAKU; RAJUNGAN; PT. BUMI MENARA INTERNUSA SURABAYA
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 12:47
Last Modified 24 Oct 2026 16:49
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5774

Actions (login required)

View Item
View Item