TRUNOJOYO-KP-23956-180341100037-alvent firdaus gutteres budi_180341100037_ilmu kelautan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Bertambahnya zaman dimasa sekarang diikuti dengan berkembangnya
teknologi yang semakin canggih. GPS (Global Positioning System) adalah sistem
navigasi yang menggunakan lebih dari 24 satelit MEO (Medium Earth Orbit atau
Medium Earth Orbit) yang mengorbit bumi sehingga penerima sinyal di permukaan
bumi dapat menangkap sinyal tersebut. GPS mengirimkan sinyal gelombang mikro
ke Bumi. Sinyal diterima oleh penerima di darat dan digunakan untuk menentukan
posisi, kecepatan, arah dan waktu. Satelit ini beroperasi pada ketinggian 12.000
mil dari Bumi dan mampu mengorbit Bumi dua kali dalam 24 jam. Satelit GPS terus
mengirimkan sinyal radio digital yang berisi data posisi dan waktu satelit ke
penerima terkait. Satelit GPS dilengkapi dengan jam atom dengan akurasi
sepersejuta detik. Dari informasi ini, stasiun penerima mengetahui berapa lama
waktu yang dibutuhkan untuk mengirim sinyal ke penerima di Bumi (Alfeno Devi,
2017).
Nama lain dari GPS adalah NAVSTAR GPS (Navigation Satellite Timing and
Ranging Global Positioning System). Sistem, yang dapat digunakan oleh banyak
orang secara bersamaan dalam kondisi cuaca apa pun, dirancang untuk terus
memberikan posisi dan kecepatan 3D yang akurat, serta informasi tentang waktu,
dalam skala global. Arsitektur sistem GPS telah disetujui oleh Departemen
Pertahanan AS pada tahun 1973. Satelit pertama diluncurkan pada tahun 1978,
dan sistem GPS secara resmi dinyatakan beroperasi pada tahun 1994. Satelit GPS
terus menerus mengirimkan sinyal radio digital yang berisi posisi satelit dan data
waktu ke penerima terkait. Satelit GPS dilengkapi dengan jam atom dengan
akurasi sepersejuta detik. Berdasarkan informasi ini, stasiun penerima mengetahui
berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengirim sinyal ke penerima di Bumi
(Aman Asbari, 2020).
Menurut Sarno dan Ririn (2017), GPS juga bisa digunakan untuk mengetahui
koordinat pengguna smartphone yang berupa data longitude dan latitude. GPS
juga dapat menghitung informasi seperti berapa jarak yang ditempuh, kecepatan,
jalur, arah tujuan, tujuan perjalanan dan lain sebagainya. Sinyal dari satelit yang
dikirim ke GPS dapat menghitung waktu perjalanan travel time).
Cara kerja GPS yaitu dengan bantuan sinyal sebanyak 28 satelit yang
mengelilingi bumi. Letak dari satelit tersebut adalah fix (longitude, altitude dan
latitudenya tidak akan berubah sama sekali), karena itu satelit dapat menghitung posisi relatif suatu benda yang ada di bumi. GPS memiliki tingkat akurasi yang
terdiri dari akurasi waktu dan akurasi jarak. Akurasi waktu dari sebuah GPS dapat
memberikan 60 nano per detik hingga 5 per detik akurasi waktu. Sedangkan
akurasi jarak bergantung pada kualitas GPS yang akan digunakan, tingkat
keakurasiannya sekitar 20 meter hingga 1 milimeter dan sebuah GPS sipil yang
kualitasnya medium seperti GPS garmin E-track dapat memberikan akurasi 12
meter hingga 3 meter (Herlambang, 2011).
GPS merupakan navigasi yang populer dan merupakan aplikasi yang sering
digunakan di dunia, baik di laut, udara dan juga di darat. GPS juga bisa
diaplikasikan di angkasa. GPS memiliki tiga segmen utama yaitu satelit,
pengguna dan sistem kontrol. Segmen penting GPS yaitu segmen sistem kontrol
yang memiliki tugas untuk mengatur semua satelit agar dapat bekerja
sebagaimana mestinya. Segmen satelit merupakan alat yang mengorbit
diangkasa sebagai stasiun radio. Segmen penguna merupakan pengguna dari
satelit GPS yang dapat menproses dan menerima sinyal yang dilancarkan oleh
satelit GPS (Mustar, 2018).
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ALVENT FIRDAUS GUTTERES BUDI |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | TITIK KOORDINAT; GPS GEODETIK; METODE N-RTK |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:47 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:49 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5758 |
