TRUNOJOYO-KP-23949-190341100051-Adinda Nuril Qomariyah#190341100051#Ilmu Kelautan.pdf.PDF
Restricted to Repository staff only
Download (8MB)
Abstract
Indonesia memiliki potensi mengembangkan daerahnya untuk
mensejahterakan masyarakat pada daerah tersebut. Salah satu potensi tersebut
yaitu mengembangkan dan melestarikan sumber daya alam melalui ekowisata,
yang merupakan suatu bentuk wisata yang erat dengan prinsip konservasi,
menggunakan strategi konservasi untuk mempertahankan keutuhan dan keaslian
ekosisitem pada wilayah yang masih alami, serta meningkatkan kesejahteraan
ekonomi masyarakat. Potensi sektor unggulan daerah yang belum
dikembangkan secara optimal, maka perlu pengembangan ekowisata pada
daerah tersebut secara optimal dengan strategi perencanaan, pemanfaatan,
pengendalian, penguatan kelembagaan, dan pemberdayaan masyarakat dengan
memperhatikan kaidah-kaidah sosial, ekonomi, ekologi, dan melibatkan
pemangku kepentingan (Adharani etal., 2020).
Jenis daya tarik wisata yang saat ini dikembangkan yaitu desa atau
kampung wisata. Desa wisata didefinisikan sebagai desa yang memiliki potensi
keunikan dan daya tarik wisata yang khas, baik berupa karakter fisik lingkungan
alam pedesaan maupun kehidupan sosial budaya kemasyarakatan yang dikelola
dan dikemas secara menarik dan alami dengan pengembangan fasilitas
pendukung wisatanya, dalam suatu tata lingkungan yang harmonis dan
pengelolaan yang baik dan terencana sehingga siap menerima dan
menggerakkan kunjungan wisatawan ke desa tersebut, serta mampu
menggerakkan. Prinsip pengembangan desa atau kampung wisata yaitu sebagai
salah satu produk wisata alternatif yang dapat memberikan dorongan bagi
pembangunan kawasan yang berkelanjutan serta memiliki prinsip-prinsip
pengelolaan. Sehingga muncul konsep ekowisata berbasis masyarakat, yaitu
konsep wisata yang menyuguhkan sumber daya alam wilayah dan budaya
setempat yang memiliki nilai konservasi serta mampu meningkatkan pendapatan
ekonomi bagi masyarakat (Tisnawati etal., 2019).
Perencanaan pariwisata di suatu wilayah juga perlu direncanakan dengan
baik berdasarkan Potensi Sumber Daya Alam (SDA) serta nilai wisatanya.
Perencanaan wilayah terdapat faktor penataan ruang yang bertujuan untuk
meningkatkan kualitas kesejahteraan masyarakat dan lingkungan dan tidak
hanya memberikan jaminan terpeliharanya ruang yang berkualitas dan
mempertahankan keberadaan obyek-obyek wisata dari segi konservasi. Penyesuaian terhadap tata ruang wilayah suatu daerah pada sektor pariwisata,
isu yang berkembang dan menjadi pusat perhatian untuk saat ini yaitu kerusakan
lingkungan, sampai dengan berbagai dampak negatif (Buangsampuhi etal., 2019)
Sehingga, Praktik Kerja Lapang terkait pengelolaan pariwisata CMC Tiga Warna
Malang Berbasis Ekowisata perlu dilakukan dikarenakan untuk pembelajaran
serta pengetahuan terkait pemantauan ekowisata yang terdapat di indonesia.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM Adinda Nuril Qomariyah |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | EKOWISATA; CMC TIGA WARNA MALANG |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:47 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:49 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5747 |
