PROSES PRODUKSI KOPI ROBUSTA DI PT. TIGA MATAHARI JAYA JEMBER

ERIKASEPTIANA PUTRI (2022) PROSES PRODUKSI KOPI ROBUSTA DI PT. TIGA MATAHARI JAYA JEMBER. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-23944-190331100023-Erika Septiana Putri#190331100023#TIP.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-23944-190331100023-Erika Septiana Putri#190331100023#TIP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

Kopi merupakan spesies tanaman berbentuk pohon yang termasuk dalam
dan . Salah satu komoditi ekonomis yang dikenal
sebagai bahan minuman yang sudah tidak asing lagi adalah kopi. Indonesia
merupakan salah satu produsen terbesar kopi dunia dengan sumbangan devisa
yang cukup besar dalam produksi kopi. Pada tingkat global harga kopi mengalami
kenaikan yang sangat signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Pengolahan biji
kopi menjadi kopi bubuk merupakan prosespengolahan kopi yang palingsederhana,
dimana biji kopi robusta yang disangrai kemudian dihancurkan dan dikemas.
Industri pengolahan kopi pada umumnya menggunakan bahan baku biji kopi
robusta dan arabika dengan komposisi perbandingan tertentu. Industri kopi dalam
negeri sangat beragam di mulai dari unit industri berskala kecil hingga skala
besar (Desiana 2017).

Salah satu minuman yang sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia
adalah kopi. Kopi arabika dan kopi robusta merupakan dua jenis kopi yang sering
dibudidayakan di Indonesia. Kopi arabika memiliki perbedaan dengan kopi robusta
antara lain iklim ideal untuk tumbuh, aspek fisik dan komposisi kimia (Farhaty &
Muchtaridi, 2016). Biji kopi mengandung protein, karbohidrat, lipid, mineral, minyak
aromatis, dan asam-asam organik. Mineral yang banyak terkandung pada kopi
antara lain magnesium, besi, natrium, dan kalium. Kadar mineral yang terkandung
dalam kopi sangat mempengaruhi warna dan rasa kopi seduhan. Tidak hanya
mengandung komponen gizi, kopi juga mengandung komponen yang
merupakan senyawa bioaktif untuk cita rasa dan pengawet. Senyawa bioaktif yang
terkandung dalam kopi yaitu kafein dan klorogenat. Kafein merupakan unsur
terpenting pada kopi yang berfungsi sebagai perangsang yang dapat
mempengaruhi sistem saraf pusat. Pengaruh terhadap sistem saraf pusat antara
lain yaitu mencegah rasa kantuk, menaikkan daya pikir serta mengurangi rasa lelah.
Selain itu, kandungan polifenol yang terkandung dalam kopi bersifat sebagai
antioksidan. Berdasarkan hasil penelitian, manfaat kopi bagi kesehatan antara lain
mengurangi resiko penyakit kanker besar, batu empedu, sirosis hati, parkinson,
serangan asma, diabetes dan lain sebagainya (Olivia, 2014). Produksi merupakan
hasil akhir dari suatu proses atau aktivitas ekonomi dimana memanfaatkan
beberapa . Kegiatan produksi adalah aktivitas dalam menghasilkan
dengan menggunakan teknik produksi tertentu mengolah. Terdapat beberapa faktor industri dalam bidang pertanian yaitu lahan, bibit, pupuk, pestisida, tenaga
kerja dan lainnya. Faktor produksi merupakan benda atau jasa yang disediakan
oleh alam maupun manusia dimana benda atau jasa tersebut digunakan untuk
menghasilkan berbagai macam barang atau jasa (Isyariansyah ., 2018).
Proses produksi kopi secara umum antara lain penyiapan bahan baku, proses
penyangraian ), pendinginan, pengayakan, sortasi, dan penggilingan.
Produsen kopi memiliki standar mutu produk dengan melakukan upaya
pengendalian kualitas selama proses produksi biji kopi menjadi produk akhir
sehingga dapat meminimalisir kecacatan pada produk kopi supaya tidak
menyebabkan kerugian (Millenia ., 2021).

Proses produksi kopi tidak hanya dilakukan pada saat menghasilkan
produk kopi namun, kegiatan produksi dimulai sejak pemilihan bibit, budidaya,
panen dan pascapanen. Hal yang harus diperhatikan agar menghasilkan produk
kopi yang bermutu yaitu proses selama panen dan pascapanen. Proses panen
yang harus diperhatikan yaitu umur panen dan cara panen, sedangkan proses
pasca panen yangharus diperhatikan antara lain memperhatikan teknik pengerjaan,
suhu dan kelembaban. Suhu dan lama penyimpanan sebelum dilakukan
penyangraian dapat mempengaruhi mutu kopi yang dihasilkan. Kualitas produk
kopi dapat dilihat dari sifatfisik dan kimianya. Sifatfisik yangmenjadi ciri khas kopi
yaitu tekstur, warna, aroma dan rasa sedangkan sifat kimianya yaitu kadar air,
keasaman dan kandungan kimia yang terkandung dalam produk kopi.
Unsur-unsur tersebut harus sesuaidengan standar mutu, supayadapat diterima
masyarakat (Natalia Edowai ., 2018). PT. Tiga Matahari Jaya merupakan
perusahaan yang bergerak dalam industri pengolahan kopi. PT. Tiga Matahari
Jaya berdiri pada tahun 2020 dan berlokasi di Jember, Jawa Timur. Kopi robusta
yang diproduksi PT. Tiga Matahari Jaya memiliki kualitas terbaik baik dalam
bentuk biji sangrai, biji oven dan bubuk ). Tidak hanya itu,
PT. Tiga Mayahari Jaya juga memproduksi kopi arabika. PT. Tiga Mayahari Jaya
memiliki standar mutu tinggi dalam memproses dan memproduksi kopi pilihan.
Kopi pilihan yang diproduksi PT.Tiga Matahari Jaya yaitu kopi robusta yang ada di
Jawa Timur. PT. Tiga MatahariJaya memasarkan produk kopi hasil produksi ke
daerah Jawa Timur seperti Surabaya, Sidoarjo, Probolinggo, Lumajang, Situbondo,
Jember, dan Banyuwangi.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
ERIKASEPTIANA PUTRI
Department Teknologi Industri Pertanian
Uncontrolled Keywords PROSES PRODUKSI; KOPI ROBUSTA; PT. TIGA MATAHARI JAYA JEMBER
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 12:47
Last Modified 24 Oct 2026 16:49
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5741

Actions (login required)

View Item
View Item