TRUNOJOYO-KP-23933-190341100112-MUHAMMAD HAMUDI_190341100112_ILMU KELAUTAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6MB)
Abstract
Indonesia merupakan Negara yang memiliki laut yang luas dengan sumber
daya lautnya yang banyak memiliki nilai estetika yang sangat beragam. Terumbu
Karang merupakan salah satu ekosistem di pantai, tidak semua Negara memiliki
potensi Terumbu Karang, bahkan ada Negara yang membuat konservasi untuk
Terumbu Karang. Indonesia adalah tempat Terumbu Karang dengan berbagai
spesies, tugas Indonesia adalah hanya melakukan konservasi Terumbu Karang
agar Ekosistem Terumbu Karang tetap ada sebagai bagian penting untuk
ekosistem laut (Sari dan Febriandi, 2020).
Terumbu karang merupakan salah satu ekosistem laut dengan tingkat
keanekaragaman yang sangat tinggi yaitu sekitar satu juta spesies di seluruh dunia
ekosistem terumbu karang merupakan habitat bagi kumpulan dari berjuta-juta
hewan polip yang menghasilkan zat kapur membentuk skeletonnya dan
berkembang menjadi hamparan koloni yang luas. Menurut Podung et al., (2022)
Karang merupakan hewan tak bertulang belakang yang termasuk dalam filum
Coelenterata (hewan berongga) atau Cnidaria. Terumbu karang mempunyai
berbagai fungsi yang antara lain sebagai tempat tinggal, berpijah, daerah asuhan
dan tempat berlindung bagi hewan laut lainnya, sebagai sumber bahan makanan
dan sumber obat-obatan
Terumbu karang juga menghadapi berbagai ancaman, baik dari sifat
alaminya maupun akibat kegiatan manusia. Salah satu ancaman yang berdampak
luas dan cepat adalah pemutihan karang massal akibat meningkatnya suhu
permukaan laut. Fenomena iklim yang terjadi di atmosfer, secara langsung atau
tidak langsung berdampak terhadap pengaruh organisme yang ada di laut,
termasuk organisme-organisme yang hidup di terumbu karang. Suhu meningkat
lebih dari ambang batas dapat berpengaruh terhadap laju pertumbuhan bahkan
berakibat terhadap kkematian yang luas pada spesies-spesies karang secara
umum (Ardiansyah et.al, 2013).
Praktik Kerja Lapang ini dilakukan untuk memperdalam ilmu pengetahuan
saya mengenai terumbu karang. Terumbu karang adalah ekosistem di bumi yang
paling produktif kaya akan keanekaragaman, namun pada saat ini terumbu karang
menghadapi ancaman yang semakin tahun semakin tinggi, termasuk penjualan
bibit yang berlebihan, pengambilan ikan hias dengan bahan tidak ramah lingkungan, peluasasan kawasan pertanian budidaya, pembangunan pesisir, dan
pelayaran, dengan hal ini praktik kerja lapang yang berjudul Transplantasi
Terumbu Karang Genus Acropora Dengan Metode Spider Pada Perairan Pantai
Pajarakan, Kabupaten Buleleng, Bali diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian
akan bahaya kerusakan terumbu karang yang semakin tahun semakin meningkat,
sehingga banyak kelompok masyarakat, instansi dan pemerintahan terpanggil
untuk melakukan
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MUHAMMAD HAMUDI |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | TRANSPLANTASI; TERUMBU KARANG GENUS; METODE SPIDER; PERAIRAN PANTAI; PEJARAKAN, KABUPATEN BULELENG, BALI |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:46 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:49 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5714 |
