TEKNIK BUDIDAYA TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt. L.) DI PT. WIRA AGRO NUSANTARA, KEDIRI, JAWA TIMUR

DIAH PUTRI AYU RAHMAWATI (2021) TEKNIK BUDIDAYA TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt. L.) DI PT. WIRA AGRO NUSANTARA, KEDIRI, JAWA TIMUR. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-23929-180311100153-Diah Putri AR_180311100153_LaporanPKL.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-23929-180311100153-Diah Putri AR_180311100153_LaporanPKL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Sweet corn atau yang banyak dikenal dengan nama jagung manis (Zea mays
saccharata Sturt. L.) merupakan salah satu jenis tanaman pangan yang banyak
diminati oleh masyarakat Indonesia, sehingga tanaman jagung manis banyak
dibudidayakan oleh petani di Indonesia (Batubara, 2018). Permintaan pasar

terhadap jagung manis di Indonesia semakin meningkat seiring munculnya pasar-
pasar modern. Akan tetapi petani di Indonesia belum sepenuhnya dapat

memanfaatkan besarnya peluang pasar jagung manis (Meriati, 2019).
Tanaman jagung manis merupakan salah satu jenis tanaman jagung yang
berumur genjah dibandingkan jenis tanaman jagung lainnya, yaitu 70-80 hari
(Marvelia, et al., 2006). Jagung manis memiliki kandungan karbohidrat, protein,
vitamin serta kadar gula yang relatif tinggi tetapi kandungan lemaknya rendah.
Jagung manis berpotensi sebagai sumber utama karbohidrat dan protein setelah
beras. Sebagai sumber karbohidrat setelah beras, jagung manis memegang peran
penting sebagai bahan pangan di Indonesia. Nilai kalori jagung manis hampir
sama dengan beras, dan bahkan jagung manis mempunyai keunggulan
dibandingkan beras yaitu jagung manis mengandung asam lemak essensil yang
bermanfaat bagi pencegahan penyakit seperti arteriosclerosis (Adisarwanto dan
Widyastuti, 2009). Jagung manis (sweet corn) memiliki rasa yang manis karena
mengandung kadar gula lebih tinggi dari kadar gula pada jagung biasa. Kadar gula
pada jagung manis berkisar antara 5-6%, sedangkan kadar gula pada jagung biasa
antara 2-3% (Silaban, et al., 2013).
Produktivitas jagung manis dalam negeri masih rendah dibandingkan dengan
negara produsen lainnya. Produktivitas jagung manis di Indonesia rata-rata 8,31
ton/ha (Muhsahnati, et al., 2006) dan menurut Hawalid (2009), produksi jagung
manis di Indonesia yaitu 2,5-3,5 ton/ha, sedangkan potensi hasil jagung manis
dapat mencapai 14 – 18 ton/ha. Rendahnya produktivitas dan mutu hasil jagung
manis disebabkan oleh sistem dan teknik budidaya yang belum tepat. Salah satu
usaha untuk meningkatkan produksi dan mutu jagung manis dengan menerapkan
teknik budidaya jagung manis yang tepat, mulai dari proses pengolahan tanah,
penanaman, pemeliharaan hingga proses pemanenan yang tepat.
PT Wira Agro Nusantara Sejahtera merupakan salah satu perusahaan yang
bergerak dibidang perbenihan terutama benih hortikultura dan florikultura. Salah
satu produk benih yang diproduksi, dikembangkan dan tersertifikasi adalah
komoditas jagung manis. Lokasi PT Wira Agro Nusantara Sejahtera terletak di
wilayah yang strategis dan dilengkapi dengan fasilitas yang memadai. Wilayah PT
Wira Agro Nusantara Sejahtera cocok digunakan untuk budidaya tanaman jagung
manis sesuai syarat tumbuh tanaman jagung manis, sehingga dapat mendukung
teknik budidaya tanaman jagung manis hingga menghasilkan produk jagung
manis dengan mutu yang baik dan hasil jagung manis yang melimpah. Dilihat dari
permasalahan diatas maka penulis bertujuan untuk mempelajari kegiatan budidaya
tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt. L.) di PT Wira Agro
Nusantara Sejahtera.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
DIAH PUTRI AYU RAHMAWATI
Department Agroekoteknologi
Uncontrolled Keywords BUDIDAYA TANAMAN; JAGUNG MANIS; PT. WIRA AGRO NUSANTARA, KEDIRI, JAWA TIMUR
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 12:46
Last Modified 24 Oct 2026 16:49
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5708

Actions (login required)

View Item
View Item