TRUNOJOYO-Tugas Akhir -33371-190351100048-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (172kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -33371-190351100048-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (365kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -33371-190351100048-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (255kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -33371-190351100048-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (137kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -33371-190351100048-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (517kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -33371-190351100048-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (151kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -33371-190351100048-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (80kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -33371-190351100048-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (139kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -33371-190351100048-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (267kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi rompong yang terdapat pada hilir Sungai Kapuas serta efektivitas penggunaan rompong sebagai alat bantu tangkap (Fish Aggregating Device) untuk penangkapan udang galah di Perairan Sungai Kapuas Kalimantan Barat. metode yang digunakan adalah metode purposive random sampling dengan pengambilan sampel dengan memperhatikan berat keseluruhan dan setiap ekor dari hasil tangkapan utama, sampingan, buangan, dan jenis dari setiap ekor yang tertangkap. Analisis data menggunakan formulasi dari Akiyama (1997) yaitu dengan membandingkan hasil utama, sampingan, dan buangan. Hasil yang didapatkan yaitu pada trip 1 sampai trip 6 tidak terlalu variatif atau beragam, berkisar 69-83% dengan jumlah komposisi yang lebih dominan dari ke-enam trip yaitu hasil tangkapan utama (HTU) yang memperoleh hasil nilai persentase sebanyak 76%. Pengambilan sampel yang dilakukan diperoleh hasil tangkapan utama dari trip 1-6 sebanyak 134 ekor udang galah, hasil tangkapan utama terbesar terdapat pada trip ke 4 dan 5 dengan jumlah 25 ekor udang galah, terendah terdapat pada trip ke 3 yaitu 19 ekor udang galah. Berdasarkan Ecosystem Apporoach to Fisheries Management, (2014) mengatakan bahwa sebuah alat tangkap dikatakan selektif jika hasil tangkapan utama (HTU) lebih dari 50% dan hasil tangkapan buangan (HTB) kurang dari 10%. Oleh karena itu nilai persentase HTU dan HTB, yaitu masing-masing 76% dan 5%, maka rompong dapat dikategorikan sebagai alat bantu tangkap yang selektif; 190351100048
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM AINUN NURAISYATU HUSNA |
| Department | Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Uncontrolled Keywords | Rompong, Macrobrachium rosenbergii, efektivitas penggunaan rompong; 190351100048 |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:46 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:49 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5704 |
