TRUNOJOYO-KP-23925-190331100071-UMMUL KARIMAH#190331100071#TIP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (626kB)
Abstract
Indonesia merupakan negara maritim yang memiliki garis pantai nomor dua
terpanjang di dunia. Hal ini menyebabkan Indonesia banyak menghasilkan
komoditas hasil laut yang melimpah salah satunya adalah garam. Garam
merupakan salah satu komoditi yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-
hari. Pada dasarnya garam merupakan komoditi yang berasal dari air laut
kemudian diolah hingga menjadi produk garam. Produk garam di Indonesia tidak
hanya didistribusikan di dalam negeri akan tetapi sampai hingga ke luar negeri.
Banyaknya penggunaan garam menyebabkan berkembangnya usaha di bidang ini
baik dalam skala kecil seperti usaha rumahan hingga perusahan-perusahaan
industri besar.
Industri garam saat ini berkembang cukup pesat, hal ini dikarenakan garam
merupakan suatu komoditi yang strategis. Strategis yang dimaksud disini
dikarenakan garam banyak dibutuhkan untuk konsumsi, industri, farmasi, hingga
pengeboran minyak dan kebutuhan lainnya. Oleh karena itu, seiring berjalannya
waktu, produk garam mengalami perkembangan ke dalam bentuk-bentuk
kemasan yang praktis seperti kemasan sachet, pouch, dan lain sebagainya. Hal
ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah pada produk garam itu sendiri dan
juga meningkatnya nilai ekonomis garam di pasaran.
Produk pangan siap saji maupun setengah jadi perlu dikemas untuk
mempertahankan keawetan maupun mutu fisik hingga kimia dari produk tersebut.
Penggunaan kemasan juga diperlukan untuk kebutuhan distribusi hingga
kebutuhan promosi. Kemasan merupakan salah satu proses akhir yang juga
menentukan berjalannya kegiatan pendistribusian produk hingga sampai ke
tangan konsumen. Kemasan juga menjadi identitas dari produk karena berisi
banya informasi atau penjelasan tentang produk tersebut yang berperan sebagai
penarik minat konsumen untuk membeli produk tersebut.
PT GARAM (Persero) merupakan salah satu perusahaan industri yang
memproduksi garam dan menggunakan teknik pengemasan mekanis atau
menggunakan mesin, dan juga dengan cara manual. Pengemasan yang dilakukan
oleh PT Garam (Persero) menggunakan pengemas primer, sekunder, hingga
tersier dengan tujuan untuk melindungi produk dari berbagai macam kerusakan
sehingga bisa sampai ke tangan konsumen tanpa adanya cacat pada produk.
Pemilihan PT Garam (Persero) sebagai lokasi Praktik Kerja Lapang
didasarkan oleh beberapa hal, seperti:
1. PT Garam (Persero) merupakan perusahaan pengolah hasil pertanian
berupa garam sehingga sesuai dengan ilmu yang dipelajari dalam
program studi Teknologi Industri Pertanian.
2. PT Garam (Persero) merupakan perusahaan di bawah naungan Badan
Usaha Milik Negara (BUMN) yang memproduksi garam secara
kontinyu sehingga banyak dikenal oleh masyarakat indonesia sehingga
menjadi salah satu perusahaan pengolahan garam terbesar di
Indonesia.
3. Lokasi perusahaan PT Garam (Persero) yang berada di beberapa
daerah di Indonesia terutama pulau Madura dekat dengan lokasi
kampus Universitas Trunojoyo Madura menjadikan perusahaan ini
mudah dijangkau bagi mahasiswa untuk dijadikan lokasi Praktik Kerja
Lapang.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM UMMUL KARIMAH |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | PENGEMASAN PRODUK; GARAM BERYODIUM; PT GARAM (PERSERO) UNIT PANGARENGAN |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:46 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:49 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5700 |
