ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUKSI GARAM HALUS BERYODIUM DI PT GARAM (PERSERO) UNIT CAMPLONG

FRISKIA YULIA NUR JANNAH (2022) ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUKSI GARAM HALUS BERYODIUM DI PT GARAM (PERSERO) UNIT CAMPLONG. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-23923-190331100095-Friskia Yulia Nur Jannah#190331100095.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-23923-190331100095-Friskia Yulia Nur Jannah#190331100095.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Produksi garam belakangan ini menjadi kabar nasional yang menjadi
perhatian pemerintah. Indonesia sendiri merupakan suatu negara kepulauan yang
memiliki pesisir pantai sepanjang 81.000 km. Hal ini menjadi salah satu potensi
untuk memproduksi garam dalam skala yang tinggi. Berbagai pulau penghasil
garam terdapat di negara Indonesia, salah satunya adalah Pulau Madura (Ulfah
dan Meyrina, 2021).
Pulau madura merupakan salah satu daerah yang menghasilkan garam
terbesar di Indonesia. Sebesar 15,439 Ha atau sekitar 60% luas lahan yang dimiliki
pulau madura. Oleh karena itu, pulau madura disebut sebagai pulau garam. Hal
ini disebabkan karena pulau madura memiliki kondisi topografi dan tingkat
kecerahan yang maksimal, sehingga dapat menjadi sentra penghasil garam
Nasional. Pulau madura memiliki 4 kabupaten yang memiliki potensi sebagai
penghasil garam nasional, antara lain adalah Kabupaten Sumenep, Kabupaten
Pamekasan, Kabupaten Sampang dan Kabupaten Bangkalan. Beberapa
kabupaten tersebut yang mampu mensuplai garam dengan skala nasional adalah
Kabupaten Sampang dan Kabupaten Sumenep (Yuseva et al., 2021).
Kabupaten Sampang secara geografis terletak diantara 113o08 ́ 113o 39 ́
Bujur Timur dan 6o 05 ́ 7o 13 ́ Lintang Selatan. Batas wilayah kabupaten
Sampang ini disebelah utara berbatasan dengan Laut Jawa, sebelah timur
berbatasan dengan kabupaten Pamekasan, sebelah selatan berbatasan dengan
selat Madura, dan sebelah barat berbatasan dengan kabupaten Bangkalan.
Wilayah pesisir kabupaten Sampang berada di daratan pulau Madura dan satu
pulau yang terpisah. Wilayah pesisir kabupaten Sampang terletak di tujuh
kecamatan. Pesisir kabupaten Sampang merupakan salah satu sentra penghasil
garam terbesar dipulau Madura. Usaha tambak garam dilakukan secara tradisional
dan modern. Masyarakat mengelola proses produksi garam secara tradisional,
sedangkan pengelola usaha tambak garam secara modern dilakukan oleh
beberapa perusahaan, diantaranya PT Garam (Persero) maupun perusahaan
swasta lainnya. Potensi dalam bidang kelautan yaitu air laut yang dapat digunakan
sebagai bahan baku pembuatan garam (Febriana dan Makhfud, 2020).
Garam merupakan salah satu bahan kimia yang umum digunakan dalam
bidang industri maupun konsumsi. Hal ini dikarenakan garam konsumsi dapat
dimanfaatkan sebagai sumber elektrolit bagi tubuh manusia. Berdasakan data dari Kementrian Perindustrian, kebutuhan garam industri nasional tahun 2018 sekitar
3,7 juta Ton (Putri et al., 2021). Hal ini menyebabkan banyak industri garam
memproduksi garam untuk memenuhi kebutuhan garam setiap tahunnya. Namun,
maraknya produksi garam di Indonesia masih belum memenuhi kualitas maupun
kuantitas, seiring bertambahnya penduduk dan esatnya perkembangan industri
terhadap kebutuhan garam. Kualitas garam sendiri dapat dipengaruhi oleh banyak
faktor, mulai dari bahan baku, proses produksi, adanya penggunaan fasilitas dan
unit produksi hingga garam didistribusikan. Banyaknya kebutuhan garam
mengakibatkan kompetisi dunia industri semakin ketat, sehingga mengharuskan
perusahaan menghasilkan produk yang terjamin kualitasnya. Oleh karena itu,
pengendalian kualitas merupakan salah satu upaya penting dalam memperbaiki
dan mempertahankan kualitas, sehingga produk yang dihasilkan tersebut dapat
bersaing di pangsa pasar yang lebih besar untuk memenuhi kebutuhan yang
dibutuhkan sesuai dengan standar industri maupun konsumsi dan menjaga
konsistensinya agar tetap sesuai dengan tuntutan pasar.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
FRISKIA YULIA NUR JANNAH
Department Teknologi Industri Pertanian
Uncontrolled Keywords KUALITAS PRODUKSI; GARAM HALUS BERYODIUM; PT GARAM (PERSERO) UNIT CAMPLONG
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 12:46
Last Modified 24 Oct 2026 16:49
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5698

Actions (login required)

View Item
View Item