ANALISIS GEOSTATISTICAL KADAR BESI PADA LAPISAN LIMONIT DI DAERAH BALAU, KABUPATEN LUWU UTARA, SULAWESI SELATAN

RISKI DWI YULIANTI (2022) ANALISIS GEOSTATISTICAL KADAR BESI PADA LAPISAN LIMONIT DI DAERAH BALAU, KABUPATEN LUWU UTARA, SULAWESI SELATAN. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-23922-190341100079-Riski Dwi Yulianti#190341100079#Laporan PKL.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-23922-190341100079-Riski Dwi Yulianti#190341100079#Laporan PKL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (979kB)

Abstract

Bijih besi yang ada di Indonesia bisa dijumpai di beberapa wilayah dengan
jumlah keterdapatan yang bervariasi, wilayah yang memiliki potensi keterpadatan
bijih besi salah satunya yaitu wilayah Balau, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi
Selatan. Terdapat beberapa peneliti yang telah melakukan penelitian bijih besi di
wilayah Balau, Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan. Hasil dari
penelitian yang dilakukan yaitu wilayah tersebut terdapat bongkahan yang
bercampur dengan intrusi granodiorit dan pegmatit granodiorit serta kuarsa.
Naiknya larutan residu magma dapat menghasilkan bijih besi.
Unsur logam di bumi ini yang sering ditemui yaitu endapan bijih besi (Fe).
Bijih besi yang ditemukan seringkali bercampur atau berasosiasi dengan mineral
logam lainnya, hal tersebut merupakan salah satu dari karakteristik dari bijih besi.
magnetit, hematit, limonit, dan siderite merupakan endapan bijih besi yang
ekonomis. Endapan bijih besi yang tersebar biasanya dalam bentuk perlapisan
dan juga bongkahan. Bentuk bongkahan bijih besi tersebut memiliki ukuran
dengan butir halus hingga kasar (Guskarnali, 2016).
Kegiatan pengeboran dengan kedalaman tertentu maka akan ditemukan
kadar assay bijih besi (Fe). Berdasarkan informasi mengenai data kadar besi (Fe)
pada wilayah penelitian selanjutnya dilakukan suatu penaksiran dengan cara
menaksirkan kadar bijih besi yang tidak tersampel dari pengeboran dengan
menggunakan metode point kriging. Metode point kriging merupakan salah satu
dari metode kriging yang berbeda, dimana titik bor berpengaruh terhadap daerah
titik yang akan diperhitungkan, artinya setiap titik dari kadar besi yang diperoleh
memiliki suatu pengaruh dalam memperhitungkan nilai kadar yang ada
disekitarnya menggunakan analisis spasial (Guskarnali, 2016)

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
RISKI DWI YULIANTI
Department Kelautan
Uncontrolled Keywords KADAR BESI; LAPISAN LIMONIT; DAERAH BALAU, KABUPATEN LUWU UTARA, SULAWESI SELATAN
Divisions Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 12:46
Last Modified 24 Oct 2026 16:49
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5697

Actions (login required)

View Item
View Item