TRUNOJOYO-KP-23914-190341100017-Gita Indah Antoni# 190341100017# Ilmu Kelautan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Meningkatnya kerusakan lingkungan hidup akibat limbah plastik dari kegiatan manusia
baik kegiatan rumah tangga, industri, pertanian, pelayaran dan aktivitas nelayan semakin
memperparah keadaan lingkungan. Perairan banyak ditemukan sampah yang didominasi
sampah plastik. Sampah menjadi masalah bagi masyarakat di seluruh dunia terutama
sampah plastik. Jenis sampah didominasi dari sampah plastik, tekstil, logam, karet, kertas
serta peralatan tangkap. Pembuangan sampah yang sembarangan serta tidak adanya
pengelolaan mengenai sampah akhirnya dapat memasuki lingkungan laut menjadi marine
debris (Islami et al.,2020). Sampah plastik menjadi masalah yang rumit karena proses
degradasinya membutuhkan proses yang lama dan menimbulkan dampak yang besar.
Sampah akan mengalami proses terdegradasi dengan bantuan sinar matahari, melalui proses
yang panjang proses secara fisika,kimia dan biologis (Ladodo dan Wahyu 2019).
Mikroplastik merupakan jenis sampah yang sangat berbahaya bagi perairan di
bandingan sampah yang berukuran besar. Mikroplastik yang kecil dapat dengan mudah
ditelan oleh organisme (Mauludy et al.,2019). Kandungan berbahaya pada sampah plastik
berpotensi menimbulkan dampak sangat besar dan dapat menyerap bahan kimia beracun
dari bahan baku pembuatan plastik itu sendiri. Material terkecil dari plastik setelah mengalami
proses degradasi dikenal dengan nama mikroplastik (Ayuningtias et al.,2019). Sumber
kegiatan penghasil sampah didominasi dari aktivitas rumah tangga, kegiatan
wisatawan,nelayan, pedagang, industri dan transportasi ,serta aktivitas bongkar muat kapal
di dermaga (Hiwari et al.,2019). Plastik yang telah bermuara di perairan laut akan mengalami
proses penyusutan ukuran akibat radiasi sinar matahari dan beberapa faktor lainya seperti
arus,gelombang dan angin(Laksano et al., 2021).
Desa Sukolilo dan Kamal merupakan wilayah di Kabupaten bangkalan tidak hanya
menghasilkan hasil sumberdaya hayati maupun non-hayati, melainkan juga pada sektor
pariwisata dan rekreasi juga tengah berkembang di Kabupaten Bangkalan. Masyarakat di
Desa Sukolilo dan Kamal umumnya berprofesi sebagai nelayan dan sebagian petani,dan juga
sebagai pedagang (Pratama dan Wahyu,2021). Melihat kondisi perairan dan pesisir di daerah
desa Sukolilo dan kamal dipenuhi dengan sampah yang didominasi oleh sampah plastik,
keadaan tersebut tidak menutup kemungkinan bahwa perairan di daerah Desa Sukolilo dan
Kamal tercemar oleh limbah plastik (mikroplastik). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui jenis dan bentuk mikroplastik di Perairan Desa Sukolilo dan Desa Kamal.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM GITA INDAH ANTONI |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | MIKROPLASTIK; PERAIRAN; DESA SUKOLILO DAN KAMAL |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:46 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:49 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5684 |
