PENGENDALIAN KUALITAS KARET JENIS Thin Brown Crepe (TBC) pada PT. PERKEBUNAN NUSANTARA XII NGRANGKAH PAWON KEDIRI, JAWA TIMUR

MOH. DWI NURYANTO (2022) PENGENDALIAN KUALITAS KARET JENIS Thin Brown Crepe (TBC) pada PT. PERKEBUNAN NUSANTARA XII NGRANGKAH PAWON KEDIRI, JAWA TIMUR. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-23910-190331100037-Moh. Dwi Nuryanto_190331100037#TIP.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-23910-190331100037-Moh. Dwi Nuryanto_190331100037#TIP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Pengendalian kualitas adalah suatu sistem kendali yang efektif untuk
mengkoordinasikan usaha-usaha penjagaan kualitas, dan perbaikan mutu dari
kelompok-kelompok dalam organisasi produksi, sehingga diperoleh suatu
produksi yang sangat ekonomis serta dapat memuaskan kebutuhan dan
keinginan konsumen produk (Ira, 2020). Menurut Sholihudin (2017) Istilah
kualitas memang tidak terlepas dari manajemen kualitas yang mempelajari
setiap era dari manajemen operasi dari perencanaan lini produk dan fasilitas,
sampai penjadwalan dan memonitor hasil. pengendalian kualitas merupakan
suatu teknik dan serangkaian aktivitas yang terencana untuk mencapai,
mempertahankan dan meningkatkan kualitas suatu produk atau jasa agar
sesuai dengan standar yang telah ditetapkan serta dapat memenuhi kepuasan
bagi konsumen (Rinta et al., 2019).
Pengendalian kualitas tersebut dapat dilakukan mulai bahan baku,
selama proses produksi dan sampai produk akhir. Bahan baku merupakan
bahan yang digunakan dalam pembuatan produk. Bahan baku berpengaruh
terhadap kualitas produk pada perusahan. Dengan demikian kualitas bahan
baku memberikan kontribusi positif yang dapat menentukan kualitas pada
perusahaan tersebut, artinya semakin baik kualitas bahan baku maka akan
semakin baik kualitas produk demikian pula sebaliknya (Hiarly, 2021).
Pengendalian kualitas proses produksi merupakan kegiatan perencanaan dan
pengawasan proses produksi mulai dari bahan mentah belum diolah sama
sekali, hingga bahan tersebut berubah menjadi produk jadi yang sesuai
dengan standar yang telah ditetapkan perusahaan. Apabila produk yang
diproduksi oleh perusahaan tidak sesuai dengan standar yang telah
ditetapkan, maka produk tersebut masuk ke dalam kelompok produk cacat
(Gusti dan Gede, 2019). Kualitas suatu produk dapat memiliki peranan penting
didalam perusahaan, karena dapat memiliki simbol kepercayaan yang bernilai
di mata konsumen.Usaha yang telah dilakukan perusahaan untuk mencapai
nama baik perusahaan itu sendiri tergantung dan kualitas produk yang telah
dihasilkan (Heni, 2012). Dengan adanya pengendalian mutu diharapkan
memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap kualitas produk akhir
yang bisa memenuhi standar perusahaan juga bisa menjadi nilai tambah
produk yang dihasilkan.
Berdasarkan pentingnya pengendalian mutu dalam menjaga kualitas
produk menjadi salah satu alasan dilakukannya praktik kerja lapang di PT.
Perkebunan Nusantara XII Ngrangkah Pawon. Adapun ruang lingkup
pengendalian kualitas yang dibahas meliputi pengendalian kualitas bahan
baku, penegendalian kualitas proses pengolahan dan pengendalian kualitas
produk akhir pada produk karet jenis Thin Brown Crepe (TBC). Pelaksanaan
praktik kerja lapang ini diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran secara
langsung dan sebagai pembanding teori yang telah didapatkan dengan
kegiatan yang ada dilapangan.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
MOH. DWI NURYANTO
Department Teknologi Industri Pertanian
Uncontrolled Keywords KUALITAS PRODUK; KARET Thin Brown Crepe (TBC); PT. PERKEBUNAN NUSANTARA XII NGRANGKAH PAWON KEDIRI, JAWA TIMUR
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 12:46
Last Modified 24 Oct 2026 16:49
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5677

Actions (login required)

View Item
View Item