ANALISIS HASIL TANGKAPAN IKAN CAKALANG (Katsuwonus pelamis) DI UPT PELABUHAN PERIKANAN PANTAI PONDOKDADAP MALANG

NOVA ROSDEAWATI (2022) ANALISIS HASIL TANGKAPAN IKAN CAKALANG (Katsuwonus pelamis) DI UPT PELABUHAN PERIKANAN PANTAI PONDOKDADAP MALANG. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-23907-190341100080-Nova Rosdeawati#190341100080#Ilmu Kelautan.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-23907-190341100080-Nova Rosdeawati#190341100080#Ilmu Kelautan.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

UPT Pelabuhan Perikanan Pantai Pondokdadap (UPT PPP Pondokdadap)
merupakan tempat pendaratan ikan hasil tangkapan nelayan dari Perairan
Sendang Biru yang mencakup perairan selatan Jawa Timur. Perairan selatan Jawa
Timur merupakan perairan yang sangat strategis karena berbatasan langsung
dengan Samudra Hindia. Perairan tersebut berpotensi untuk menghasilkan
tangkapan ikan yang lebih beraneka ragam (Atmajaya et al., 2021). Jumlah hasil
tangkapan ikan di kawasan ini meningkat dari tahun 2018 dengan total produksi
ikan pelagis sebesar 10.433 ton dan pada tahun 2019 sebesar 12.735,54 ton. Hasil
produksi ikan pada tahun 2019 tersebut memiliki persentase perikanan tuna (tuna,
albakor, cakalang, dan tongkol) 73% dari total seluruh komoditas perikanan
tangkap (BPS, 2018; BPS, 2019).
Salah satu produksi tangkapan ikan yang dominan tertangkap di Perairan
Selatan Malang yaitu ikan cakalang. Ikan cakalang merupakan salah satu spesies
ikan yang masuk dalam kelompok ikan pelagis besar. Cakalang merupakan ikan
dengan nilai ekonomis yang tinggi. Hasil tangkapan ikan cakalang diekspor ke
beberapa negara antara lain Jepang, Inggris, dan Thailand. Ikan cakalang menjadi
komoditas perikanan tangkap yang dicari oleh nelayan (Habib et al., 2019).
Penelitian mengenai stok sumberdaya ikan merupakan hal yang penting
dalam mengembangkan strategi manajemen untuk sumberdaya yang
berkelanjutan. Menurut Varghese et al. (2020) salah satu metode yang dapat
digunakan untuk mengetahui stok sumberdaya ikan yaitu metode surplus
produksi. Pengkajian menggunakan metode ini memerlukan data upaya
penangkapan ikan dan hasil produksi suatu sumberdaya ikan yang diperoleh.
Penelitian yang dilakukan oleh Baset et al. (2017) menggunakan metode surplus
salah satunya yaitu model Schaefer. Model Schaefer merupakan suatu
pendekatan menggunakan model linier.
Ikan cakalang sebagai salah satu hasil tangkapan terbesar yang
didaratkan di UPT PPP Pondokdadap perlu diadakannya penelitian mengenai
pengkajian stok ikan dan status eksploitasinya. Pengkajian potensi lestari dan
tingkat eksploitasi ikan cakalang telah dilakukan oleh Rasdam dan Mustasim
(2019) di Perairan Sorong dengan menggunakan metode Schaefer. Sehingga
perlu dilakukan penelitian pengkajian stok ikan dan status eksploitasi di perairan yang berbeda yaitu Malang. Hal ini dilakukan agar menjamin ketersediaan stok
dan kelestarian sumberdaya ikan cakalang untuk keberlanjutan di masa yang akan
datang.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
NOVA ROSDEAWATI
Department Kelautan
Uncontrolled Keywords HASIL TANGKAPAN IKAN; IKAN CAKALANG; UPT PELABUHAN PERIKANAN PANTAI PONDOKDADAP MALANG
Divisions Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 12:46
Last Modified 24 Oct 2026 16:49
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5672

Actions (login required)

View Item
View Item