TRUNOJOYO-KP-23897-190341100093-BAIQ ASTRID AMALYA NUANSHARI#190341100093#ILMU KELAUTAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
Abstract
Perikanan Indonesia secara potensi adalah yang terbesar di dunia.
Berdasarkan modus operandi atau cara produksi, perikanan terbagi menjadi dua
yaitu perikanan tangkap (capture fisheries) dan perikanan budidaya (aquaculture).
Pembangunan budidaya ikan laut menjadi sangat penting didukung oleh data
potensi juga didasari fakta bhawa kondisi sumberdaya perikanan Indonesia
khususnya perikanan tangkap, telah mengalami overfishing pada beberapa
daerah yang berakibat kepada adanya tren penurunan jumlah produksi (Zulkarnain
et al 2014).
Salah satu hambatan utama dalam keberlanjutan produksi budidaya adalah
kematian yang diakibatkan oleh infeksi mikroorganisme patogen dan degradasi
kualitas lingkungan. Kondisi ini berkorelasi positif dengan semakin intensifnya
sistem budidaya yang dikembangkan. Secara global, potensi kerugian ekonomi
akibat wabah penyakit yang ditimbulkan oleh infeksi mikroorganisme patogen
cukup signifikan dan berdampak kepada jumlah produksi, keuntungan dan
keberlanjutan sistem budidaya. Kerugian ekonomi pada industri budidaya akibat
wabah penyakit diperkirakan mencapai US$ 9 miliar per tahun dan berdampak
kepada penurunan jumlah produksi ikan budidaya di seluruh dunia (Mahyudin
2011).
Ikan bawal bintang (Trachinotus blochii) merupakan salah satu jenis ikan air
laut yang banyak diminati masyarakat. Permintaan terhadap ikan ini terus
meningkat terutama dari pasar internasional seperti Singapura, Taiwan, Hong
Kong, dan China. Harga ikan bawal bintang cukup tinggi yaitu sekitar Rp. 60.000-
80.000/kg (Ipa et al 2019). Budidaya ikan bawal bintang (Trachinotus blochii)
mengalami berbagai macam kendala. Salah satu masalah yang timbul dalam
budidaya Ikan Bawal Bintang (Trachinotus blochii) adalah terserang penyakit
infeksi bakteri. Jenis bakteri yang sering menyerang adalah Vibrio sp. sehingga
menyebabkan kematian masal (Novriadi, 2014). Praktik Kerja Lapang ini
diharapkan mampu mengidentifikasi keberadaan bakteri Vibrio sp. yang
menyerang Ikan Bawal Bintang (Trachinotus blochii) di perairan budidaya Balai
Perikanan Budidaya Laut Lombok baik di KolamHachtery maupun di Keramba
Jaring Apung (KJA) guna meningkatkan produksi Ikan Bawal Bintang (Trachinotus
blochii) yang terjamin.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM BAIQ ASTRID AMALYA NUANSHARI |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | BAKTERI VIBRIO SP.; IKAN BAWAL BINTANG; KIT API 20E; LABORATORIUM PENGUJI BPBL LOMBOK NUSA TENGGARA BARAT |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:45 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:49 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5658 |
