TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33355-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (558kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33355-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33355-CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (899kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33355-CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (184kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33355-CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (280kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33355-CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (52kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33355-CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (149kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33355-REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (158kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33355-APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Trichoderma sp. merupakan salah satu jenis jamur yang memiliki peran penting sebagai agen biocontrol karena sifat antagonisnya terhadap jamur lain. Antagonisme ini meliputi aktivitas parasitisme, persaingan, dan pembentukan toksin antibotik. Trichoderma yang digunakan merupakan koleksi dari Laboratorium Proteksi dan Lingkungan. Formulasi Trichoderma sp. dalam bentuk pelapisan benih (Seed coating) merupakan metode yang digunakan dengan tujuan untuk melindungi benih dari pengaruh kondisi luar lingkungan. Efektivitas dari beberapa biofungisida seringkali ditentukan oleh formulasi dan cara pemakaian atau aplikasinya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui komposisi media inokulan Trichoderma sp. yaitu tepung kulit tanduk biji kopi dengan beras jagung yang efektif dalam mempertahankan Viabilitas Trichoderma sp. serta efektivitas terhadap serangan penyakit bulai pada tanaman jagung sebagai formulasi seed coating. Penelitian ini menggunakan metode RAL (Rancangan Acak Lengkap) non faktorial dengan 3 perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan tersebut antara lain T1 (Tepung kulit tanduk biji kopi beras jagung (1:1)), T2 (Tepung kulit biji tanduk kopi beras jagung (1:3)), dan T3 (Tepung kulit tanduk biji kopi beras jagung (3:1)). Parameter dari penelitian ini yaitu Viabilitas dan Intensitas penyakit. Pada parameter intensitas penyakit terdapat 3 variabel pengamatan yaitu masa inkubasi, kejadian penyakit, dan keparahan penyakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan media inokulan yang cenderung dapat mempertahankan viabilitas Trichoderma sp. adalah perlakuan T2 yaitu dengan presentase tertinggi 42,7%. Pada parameter intensitas serangan penyakit benih dengan seed coating perlakuan T2 (Tepung kulit biji tanduk kopi beras jagung (1:3)) juga menunjukkan penekanan terhadap serangan penyakit bulai sehingga masa inkubasi pada perlakuan T2 (Tepung kulit biji tanduk kopi beras jagung (1:3)) sedikit lebih lambat, kejadian penyakit yang cenderung lebih rendah (50%) dan keparahan penyakit yang cenderung lebih kecil (21,8%).
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM AINUN ERNAWATI |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | Bulai; Formulasi; Intensitas Penyakit; Peronoscelspora sp. |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:45 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:49 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5639 |
