TRUNOJOYO-KP-23887-190341100049-Fina Rohmatika_190341100049_Ilmu Kelautan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6MB)
Abstract
Indonesia merupakan salah satu dari negara dengan kepulauan terbesar di
dunia. Indonesia sebagai Negara kepulauan tersebut banyak perairan yang ada di
Indonesia yang dijadikan sebagai tempat budidaya salah satunya ialah budidaya udang.
Udang merupakan salah satu dari komoditas andalan pada sub sektor perikanan dengan
diharapkan devisi Negara dapat meningkat. Permintaan ekspor yang cenderung
semakin meningkat dan juga sumber daya yang cukup banyak dimliki oleh Indonesia
dapat memeerikan peluang dikembangkannya budidaya pada perairan salah satunya
ialah budidaya udang vaname (Litopenaeus Vannamei) (Kariawu et al 2021).
Udang vaname (Litopenaeus vannamei) adalah kelompok dari Crustacea yang
memiliki alat pernafasan tambahan disebut dengan labyrinth. Alat tambahan yang ada
pada udang sehingga ia mamapu untuk beradaptasi dengan hidup diluar air tetapi pada
lingkungan yang lembab. Udang secara anatomi dapat meneyerap oksigen karena
udang memiliki rongga karapas yang masih mengandung air, sehingga ia tetap dapat
menyerap oksigen dengan demikian udang vaname ini sangat mudah untuk dapat
dibudidayakan (Sandrayani et al 2013).
Udang vaname dijadikan sebagai usaha budidaya yang dapat berkembang
sangat pesat di Indonesia pada awal masuk import udang ke Indonesia pada tahun 2002.
Perkembangan pesat udang tersebut sehingga Indonesia mampu untuk mengekspor
udang Vannamei sebanyak 125.598 ton. Keunggulan dari udang Vannamei ini sangat
banyak sehingga ia banyak diminati di berbagai negara, beberapa keunggulan dari
udang Vannamei ialah tahan terhadap serangan penyakit, responsif terhadap pakan,
serta aditif terhadap lingkungan sehingga banyak petambak yang membudidayakan
udang tersebut (Darwatin et al 2016).
Budidaya udang ialah sektor perikanan yang memiliki peran sebagai
penyumbang devisa non-migas bagi Negara dengan jumlah yang besar. Budidaya
udang vaname harus diperhatikan pada kelangsungan hidupnya karena lingkungan
merupakan salah satu faktor yang mempengaruhinya menurut Pahlawi et al (2019).
Udang banyak dibudidayakan oleh para petambak ini selain karena sangat tahan
terhadap penyakit tetapi juga udang memiliki harga jual yang tinggi dikarena ia
memiliki nilai ekonomis penting di Indonesia. Permintaan akan udang ini semakin
tahun semakin meningkat sehingga perlunya dilakukan perkembangan sangat cepat
untuk dapat memenuhi kebutuhan tersebut. Udang untuk dapat mempercepat
pembesaran pertumbuhannya pun salah satunya ada pada pakan udang tersebut. Pakan
udang yang sesuai dengannya akan membuat perkembangbiakan udang semakin cepat
dan juga dapat menghasilkan panen udang dengan ukuran yang besar (Anwar et al
2016).
Pakan udang sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan pada udang sehingga
ia dapat tumbuh secara cepat. Pakan yang digunakan pada budidaya ini dapat
menghabiskan biaya produksi sekitar 60-70%. Pakan yang digunakan pada budidaya
harus yang menggunakan pakan yang tepat dan juga kualitas pakan yang bagus
sehingga produksi udang dapat meningkat dan juga dapat meningkatkan keuntungan
dari budaya tersebut. Pakan udang pun memiliki jenis yang berbeda-beda sesuai
dengan kebutuhan dari udang tersebut (Anwar et al 2016).
Pemberian probiotik pakan pada udang merupakan salah satu hal yang penting
untuk proses budidaya karena dengan mengatur jumlah pakan maupun jenis pakan
yang akan diberikan pada udang maka akan memberikan dampak pada udang baik
secara besaran bobot udang maupun ketahanan udang terhadap penyakit. Praktik Kerja
lapang ini dengan mengangkat judul tentang Pengaruh Pemberian Probiotik pada
Pakan Udang Vannamei (Litopenaeus Vannamei) secara Intensif sangat bermanfaat
sekali dan juga berhubungan dengan program studi ilmu kelautan yang saat ini masih
ditempuh. Pemberian Probiotik pada Pakan Udang yang masih belum pernah diajarkan
pada perguruan tinggi akan dapat menambah ilmu dan wawasan baru tentunya. Praktik
Kerja lapang ini di laksanakan di Instalasi Budidaya Laut Prigi, Trenggalek dengan
berbagai macam budidaya perikanan seperti budidaya udang, budidaya ikan kerapu dan
juga budidaya lobster.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM Fina Rohmatika |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | PAKAN IKAN; BERPROBIOTIK; UDANG VANNAMEI; INSTALASI BUDIDAYA LAUT PRIGI, TRENGGALEK |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:45 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:49 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5628 |
