TRUNOJOYO-KP-23886-190351100040-LAPORAN PKL NOVITA TRI PUJIYANTI 190351100040.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Indonesia salah satu negara kepulauan dengan garis pantai yang sangat
panjang dan iklimnya yang tropis. Indonesia pula merupakan kawasan
mangrove terluas di dunia dengan areal seluas 3,5 juta hektar. Selain itu
terdapat fakta bahwa wilayah pesisir indonesia pada hutan mangrove memiliki
persentase sebesar 30%, terumbu karang yang ada didunia sekitar 15%,
sumberdaya perikanan berasal dari perairan pesisir sekitar 85% (Ramadani &
Ilman Navia, 2019). Hampir sebagaian sekitar 60% penduduk indonesia hidup
di wilayah pesisir. Wilayah tersebut menjadikan kawasan hutan mangrove yang
ada di indonesia sangat di sukai oleh biota dan makhluk hidup lainnya. Wilayah
pesisir indonesia memiliki berbagai macam tipologi habitat serta
keanekaragaman biota yang tinggi dan luas. Sebagai salah satu kekayaan dari
sumberdaya alam yang sangat penting bagi rakyat dan untuk pembangunan
nasional maka perlu dilakukan pengelolaan secara terpadu atau berkelanjutkan
guna untuk melesatarikan dan memanfaatkan wilayah kawasan pesisir dan laut,
khususnya pada kawasan hutan mangrove (Joandani et al., 2019).
Kawasan hutan mangrove memiliki keanekaragaman hayati dan biota
yang beragam jenisnya dan dapat dikembangkan sebagai kawasan ekowisata
bahari. Ekosistem mangrove merupakan ekosistem yang kompleks terdiri atas
flora dan fauna daerah pantai. Selain menyediakan keanekaragaman hayati
(biodiversity), ekosistem mangrove juga sebagai plasma nutfah (genetic pool)
dan menunjang keseluruhan sistem kehidupan di sekitarnya. Habitat mangrove
merupakan tempat mencari makan (feeding ground), tempat mengasuh dan
membesarkan (nursery ground), tempat bertelur dan memijah (spawning
ground) dan tempat berlindung yang aman bagi berbagai juvenile dan larva ikan
serta kerang (shellfish) dari predator dan ekosistem mangrove juga merupakan
tempat hidup berbagai macam biota baik buas dan predator, penyuplai bahan
organik, menjaga kestabilan produktivitas, budidaya perikanan, kehutanan, nilai
estetika, rekreasi, wisata bahari, dan penyedia sekitar 70 macam produk
langsung dan tak langsung, serta dapat dimafaatkan sebagai mitigasi bencana,
yakni pelindung pantai, penahan badai, tsunami, pencegah erosi pantai,
pengendali banjir, dan penyerap limbah sehingga mampu menjaga dan
melindungi keberadaan pantai, perumahan, serta bangunan fisik lainnya
(Amelia et al., 2017). Hutan mangrove merupakan sebutan umum yang digunakan untuk
menggambarkan suatu komunitas vegetasi yang didominasi oleh beberapa
jenis vegetasi khas atau semak-semak yang tumbuh pada zona intertidal,
dimana pada daerah tersebut terjadi interaksi antara perairan laut, payau,
sungai dan telesterial. Hutan mangrove merupakan komunitas vegetasi pantai
tropis dan subtropis yang didominasi oleh beberapa jenis mangrove yang
mampu tumbuh dan berkembang pada daerah pasang surut pantai berlumpur.
Hutan mangrove memiliki berbagai fungsi dan manfaat yang berperan penting
dalam kehidupan manusia, baik secara ekologi, sosial, maupun ekonomi.
Pentingnya ekosistem hutan mangrove bagi keberlangsungan mahluk hidup
selain dapat dijadikan sebagai ekowisata, adanya ekosistem hutan mangrove ini
bermanfaat sebagai penahan badai, pencegah erosi pantai, pengendali banjir
dan penyerapan limbah. Ekowisata adalah suatu bentuk kegiatan pariwisata
yang memanfaatkan keaslian lingkungan alam, dimana terjadi interaksi antara
lingkungan alam dan aktivitas rekreasi, konservasi dan pengembangan, serta
antara penduduk dan wisatawan. (Muthmainnah Sribianti, 2020).
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NOVITA TRI PUJIYANTI |
| Department | Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Uncontrolled Keywords | EKOWISATA; HUTAN MANGROVE; CLUNGUP MANGROVE CONSERVATION TIGA WARNA |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:45 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:49 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5626 |
