TRUNOJOYO-KP-23881-190311100103-Salman Rahadian_190311100103_LAPORAN PKL.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Indonesia merupakan negara agraris dengan daratan yang terbentang luas dan
memiliki sumberdaya alam yang beragam. Hal ini menjadi sumber mata pencaharian
sebagian besar rakyat Indonesia dan merupakan sektor rill yang memiliki peran
sangat nyata dalam membantu menghasilkan devisa negara. Salah satu sektor
pendukung tersebut adalah pertanian. Pertanian merupakan salah satu kegiatan paling mendasar yang dilakukan
sebagian besar penduduk Indonesia. Sektor pertanian secara luas terdiri dari beberapa
subsektor, seperti tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, dan
perikanan. Salah satu subsektor pertanian yang memiliki pengaruh besar bagi
perekonomian Indonesia adalah hortikultura. Hal ini dikarenakan hortikultura
merupakan bagian dari pembangunan pertanian di bidang pangan yang ditujukan
untuk lebih memantapkan swasembada pangan, meningkatkan pendapatan
masyarakat dan memperbaiki keadaan gizi melalui penganekaragaman jenis bahan
makanan. Salah satu komoditi hortikultura yang memiliki potensi besar untuk
dikembangkan adalah sayuran. Potensi tersebut meliputi nilai ekonomi, kandungan
nutrisi yang relatif tinggi dan kemampuan menyerap tenaga kerja yang relatif banyak. Sayuran merupakan sumber pangan yang penting untuk dikonsumsi masyarakat
karena memiliki kandungan protein, vitamin, mineral dan serat yang berguna bagi
tubuh manusia. Selain sebagai sumber pangan dan gizi, produk hortikultura juga
memiliki manfaat lain, seperti manfaat bagi lingkungan yaitu rasa estetika, konservasi genetik dan sebagai penyangga kelestarian alam. Kelebihan-kelebihan
tersebut menyebabkan produk si sayuran terus dilakukan bahkan mengalami
peningkatan pada beberapa tahun terakhir. Bumiaji Sejahtera merupakan perusahaan
yang bergerak dibidang budidaya pertanian, agrowisata dan home industri. Konsep
yang diterapkan adalah Integrated Farming for Sustainable Agriculture.Menurut BSN (2010), sistem pertanian organik adalah sistem manajemen
produksi yang holistik untuk meningkatkan dan mengembangkan kesehatan
agroekosistem, termasuk keragaman hayati, siklus biologi, dan aktivitas biologitanah. Pertanian organik menekankan penerapan praktek-praktek manajemen yang lebih
mengutamakan penggunaan input dari limbah kegiatan budidaya di lahan, dengan
mempertimbangkan daya adaptasi terhadap keadaan/kondisi setempat. Jika
memungkinkan hal tersebut dapat dicapai dengan penggunaan budaya, metodabiologi dan mekanik, yang tidak menggunakan bahan sintesis untuk
memenuhi kebutuhan khusus dalam sistem. Pertanian organik juga dipahami sebagai
sistem produksi pertanaman yang berdasarkan pada proses daur ulang hara pada
tanaman dan tanah yang dilakukan secara hayati atau alami (Widiarta et al. 2011).
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM Salman Rahadian |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | BUDIDAYA TANAMAN; KALE CURLY; UD. BUMIAJI SEJAHTERA |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:45 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:49 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5620 |
