TRUNOJOYO-KP-23878-190331100035-ANDRIANI_AGUSBUDI_K_190331100035.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Perairan laut jawa mempunyai penyebaran sumber daya ikan pelagis kecil
seluas 400.000 km2 dengan potensi ikan pelagis kecil sekitar 340.000 ton per
tahun dan dapat diperkirakan tingkat produksinya hingga 433.000 ton per tahun.
Tingkat pemanfaatan telah mencapai sekitar 130 persen yang telah melebihi
potensi lestari sehingga laut jawa merupakan ladang perikanan padat tangkap
(Aditya et al. 2018)
Ikan teri nasi (Stolephorus spp) adalah ikan yang termasuk kedalam ikan
pelagis yang melimpah di perairan Indonesia. Sumberdaya ini merupakan
sumberdaya neritik, karena penyebarannya terutama di perairan dekat pantai
(Aditya, et al. 2018). Ikan teri nasi (Stolephorus spp) merupakan jenis ikan kecil
yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan memiliki kandungan protein tinggi,
kandungan mineral, vitamin, lemak tak jenuh yang dibutuhkan oleh tubuh untuk
pertumbuhan kecerdasan manusia sehingga ikan teri nasi memiliki prospek
agribisnis cukup cerah di Indonesia (Laisa et al. 2013).
Keputusan perusahaan dalam memilih saluran distribusi akan menentukan
bagaimana cara produk yang dibuatnya dapat dijangkau oleh konsumen, sehingga
perlu adanya pemahaman tentang saluran distribusi yang tepat dalam sebuah
usaha. Saluran distribusi adalah saluran yang digunakan oleh produsen untuk
menyalurkan produk sampai ke konsumen atau berbagai aktivitas perusahaan
yang mengupayakan agar produk sampai ke tangan konsumen. Distribusi juga
dapat diartikan sebagai pembagian pengirimanbarang-barang kepada orang
banyak atau ke beberapa tempat (Heryanto. 2015).
Distribusi adalah penyaluran (pembagian dan pengiriman) kepada
beberapa orang atau beberapa tempat sehingga penyaluran hasil produksi yang
dilakukan oleh perusahaan demi menjaga kelangsungan hidup perusahaan.
Pendistribusian atau distribusi adalah kegiatan untuk mengirimkan produk ke
pelanggan setelah penjualan. Prosedur pendistribusian adalah suatu tahapan atau
rangkaian aktivitas yang dilakukan secara berulang yang berhubungan dengan
pemasaran produk. Tujuan kegiatan distribusi adalah menyalurkan produk dan
jasa kepada konsumen sehingga perusahaan harus menyediakan produknya agar
mudah untuk di dapatkan konsumen (Suryadi. 2012).
Pendistribusian suatu barang dan jasa dapat berupa bahan mentah,
setengah jadi, maupun produk jadi, untuk mendistribusikannya harus memiiki
metode tertentu agar bahan yang di distribusikan tetap tanpa mengalami
perubahan fisik, biologi, maupun kimia. Pendistribusian produk jadi harus
menggunakan kemasan yang memiliki keamanan yang sangat bagus sehingga
mampu menjaga kualitas produk tetap baik hingga ke tangan konsumen
(Beverland et al. 2007).
Praktik Kerja Lapang (PKL) ini dilaksanakan di PT. MARINAL INDOPRIMA
yang bergerak di bidang ekspor komoditas hasil laut yaitu Ikan Teri Nasi
(Chirimen). PKL ini mengambil topik sistem pendistribusian pada PT. MARINAL
INDOPRIMA. Produk yang menjadi topik pembahasan dalam PKL ini yaitu ikan
teri nasi yang menjadi komoditas utama ekspor di PT. MARINAL INDOPRIMA.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ANDRIANI AGUSBUDI KURNIAWATI |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | IKAN TERI NASI; PT. MARINAL INDOPRIMA; DESA JUMIANG, PAMDEMAWU, PAMEKASAN, JAWA TIMUR |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:45 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:49 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5615 |
