TRUNOJOYO-Tugas Akhir -33345-200541100122-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -33345-200541100122-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (194kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -33345-200541100122-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (528kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -33345-200541100122-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (688kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -33345-200541100122-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (325kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -33345-200541100122-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (459kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -33345-200541100122-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (443kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -33345-200541100122-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (413kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -33345-200541100122-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (189kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -33345-200541100122-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Arsy Putri Sunandar, Program Studi Psikologi, Kesadaran diri publik Pada Tradisi Lalabet Tradisi lalabet merupakan tradisi yang biasa dilakukan oleh masyarakat Madura, tradisi ini dilakukan saat ada orang yang mengalami musibah kematian, di mana orang lain seperti tetangga dan keluarga datang berkunjung ke rumah orang yang mengalami musibah kematian dengan memberikan dukungan finansial kepada keluarga tersebut, pelaksanaan lalabet sebagai bentuk untuk berbelasungkawa dan bertujuan untuk menyambung tali persaudaraan. Dalam pelaksanaan tradisi lalabet terdapat kebiasaan yang dilakukan masyarakat Sumenep yaitu timbal balik yang dilakukan atau saling tolong menolong, artinya tidak hanya ditolong namun orang yang ditolong tersebut juga akan menolong orang yang menolongnya, sehingga membuat masyarakat memperhatikan dirinya untuk membuat keputusan terhadap citra yang ingin ditunjukkan kepada orang lain melalui pengalamannya yaitu saat kunjungan dan penampilannya yang dapat diperhatikan orang lain, fokus akan diri sendiri terhadap fitur yang dapat diperhatikan orang lain disebut dengan kesadaran diri publik.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesadaran diri publik pada tradisi lalabet masyarakat kabupaten sumenep. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Sumenep Madura.Data yang diperoleh dari tiga partisipan yang dipilih melalui teknik purposive sampling, dengan metode pengumpulan data wawancara semi-terstruktur.Analisis data menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa, adanya kesadaran diri publik pada diri setiap partisipan. Kesadaran diri publik pada individu yang melakukan tradisi lalabet dijabarkan dalam dua aspek, yaitu menyadarkan dirinya untuk melakukan kunjungan, mengusahakan untuk melakukan kunjungan saat tidak memiliki uang dengan mencari pinjaman, memilih tidak menerima acara agar tidak perlu melakukan timbal balik, berpenampilan sopan dan tidak norak saat berkunjung. Sikap dan perilaku yang ditunjukkan merupakan hasil dari sadarnya partisipan terhadap penilaian yang diberikan orang lain dan dari bagaimana partisipan juga memberikan penilaian terhadap orang lain.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ARSY PUTRI SUNANDAR |
| Department | Psikologi |
| Uncontrolled Keywords | tradisi lalabet, kesadaran diri publik, fenomenologi |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Psikologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:44 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:49 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5584 |
