ANALISIS SPASIAL KESESUAIAN LAHAN KECAMATAN GRESIK DENGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

Elisia Rahmawati (2022) ANALISIS SPASIAL KESESUAIAN LAHAN KECAMATAN GRESIK DENGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-23834-190341100102-Elisia Rahmawati#190341100102.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-23834-190341100102-Elisia Rahmawati#190341100102.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract

Suatu lahan didefinisikan sebagai lingkungan fisik berupa tanah, iklim, muka
bumi, pergerakan air, dan ekosistem yang berpengaruh terhadap penggunanya.
Sumberdaya dari lahan akan habis dan tidak bisa digunakan terus menerus,
sedangkan populasi manusia meningkat setiap harinya dan akan membutuhkan
lahan untuk mereka beraktivitas. Peristiwa meningkatnya populasi membutuhkan
adanya lahan, hal yang dapat membuat lahan cepat rusak tersebut apabila dalam
memanfaatkan atau menggunakannya tidak sesuai dengan seharusnya.
Penggunaan lahan yang tidak seharusnya menyebabkan lahan menjadi cepat
rusak dan sampai dapat menyebabkan korban jiwa (Hardjowigeno dan
Widiatmaka, 2011).

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 41 Tahun 2007 dan Undang-
undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang tata guna lahan Indonesia didalamnya

memuat peraturan ruang dan tata guna lahan sehingga dapat menjadi pedoman
dalam penyusunan fungsi kawasan, pencegahan alih fungsi lahan di kawasan
lindung, dan agar kondisi lahan sesuai dengan peruntukannya. Kesesuaian Lahan
tersebut adalah proses pendugaan atau hipotesis pada tingkat sesuai tidaknya
penggunaan lahan yang digunakan. Kebutuhan hidup masyarakat dalam
pemanfaatan lahan dapat mendorong terjadinya perubahan tata guna lahan
(Wahyunto et al., 2016) salah satu diantaranya adalah di Kecamatan Gresik.
Pemanfaatan lahan kecamatan Gresik harus diolah dan diatur dengan
sedemikian rupa sehingga sesuai dengan penggunaan lahannya, hal tersebut
dimaksudkan dengan tujuan agar kualitas lahan tidak menurun. Salah satu
penyebab kualitas lahan dapat rusak dan menurun yaitu karena fungsi lahan yang
tergeser dengan bangunan-bangunan baru serta semacamnya, contoh yang
terjadi seperti area lahan sebelumnya digunakan sebagai perlindungan suatu
satwa/ flora beralih fungsi menjadi bangunan-bangunan permukiman penduduk
yang merusak dan mengacaukan keteraturan suatu wilayah. Harjadi (2004)
mengatakan bahwa lahan yang sesuai dengan fungsinya dapat membuat atau
menjadikan pemanfaatan di lahan tersebut menjadi lebih optimum sehingga hasil
yang diperolehpun baik. Penentuan kesesuaian lahan yang baik sangat diperlukan, salah satunya dapat memanfaatkan bantuan sistem informasi
geografis (Rustiadi et al., 2011).
Keberadaan sumber daya alam dan lingkungan, jika tidak di kelola sesuai
dengan daya dukungnya maka dapat menimbulkan krisis pangan, air, energi, dan
lingkungan. Kenyataan di lapangan menunjukan kawasan yang seharusnya di
lestarikan keberadaanya banyak berlaih fungsi atau tidak sesuai dengan
peruntukanya. Mencermati permasalahan tersebut, diperlukan sebuah upaya
untuk meminimalisir degradasi fungsi kawasan di Kecamatan Gresik, yakni
dengan pemetaan spasial dan analisis data berupa uraian yang dapat dipahami
masyarakat sehingga masyarakat mendapatkan informasi lebih detail mengenai
fungsi kawasan lindung dan kesesuaian laha di Kecamatan Gresik berbasis
Sistem Informasi Geografis (Fauzi et al., 2009).

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
Elisia Rahmawati
Department Kelautan
Uncontrolled Keywords SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS; KECAMATAN GRESIK
Divisions Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 12:43
Last Modified 24 Oct 2026 16:49
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5528

Actions (login required)

View Item
View Item