TRUNOJOYO-KP-23827-190321100050-LAPORAN PKL WISATA PETIK MADU MALANG.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Sumberdaya alam yang dimiliki Indonesia tentunya sangat beraneka
ragam sehingga dapat dijadikan sebagai salah satu sumber andalan bagi
perekonomian negara. Adanya industri pertanian di Indonesia mampu
memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Indonesia sehingga diharapkan
dapat mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang mandiri di Indonesia (Pambudi et
al., 2018).
Sektor pertanian memiliki beberapa subsektor yaitu salah satunya adalah
subsektor peternakan seperti ternak kambing, ternak sapi dan ternak lebah madu
(tawon). Lebah madu (tawon) merupakan salah satu hewan ternak yang
berpotensi untuk sebuah usaha. Usaha ternak lebah dapat memberikan manfaat
bagi perekonomian masyarkaat dan usaha ternak lebah dapat dijadikan sebagai
sebuah wisata lebah madu. Madu memiliki nilai yang ekonomis sehingga dapat
memberikan keuntungan bagi seorang pelaku usaha apabila dilakukan secara
benar, efisien dan efektif serta memberikan manfaat untuk kesehatan bagi
masyarakat yang mengkonsumsinya (Widowati, 2014).
Agrowisata adalah sebuah bentuk aktivitas pariwisata yang sering
memanfaatkan potensi sumberdaya alam baik pertanian, peternakan, perkebunan
maupun subsector pertanian lainnya. Dalam agrowisata tentunya terdapat
beberapa hal yang harus dipersiapkan seperti pesiapan lahan, pemeliharaan,
pengolahan hasil panen sampai dengan pemasaran yang bertujuan untuk
memperluas pasar. Indonesia yang merupakan Negara agaris memiiki potensi
sangat besar dalam bidang agrowisata. Kabupaten Malang merupakan salah satu
daerah yang terkenal akan agrowisatanya baik agrowisata sayuran, buah–buahan,
ternak dan lain–lain (Badrullah et al., 2018). Keberadaan agrowisata diharapkan
mampu meberikan dampak dalam perkembangan dan pertumbuhan usaha–usaha
agribisnis, kesempatan kerja bagi masyarakat serta peningkatan kualitan dan
kuantitas sumberdaya manusia.
Salah satu potensi sektor pertanian yang dapat dijadikan agrowisata yaitu
peternakan dimana potensi peternakan sebagai sumberdaya wisata antara lain
cara tradisional dalam pemeliharaan ternak, aspek keunikan pengelolaan, produksi ternak, atraksi peternakan dan peternakan khusus seperti lebah madu
misalnya (Muchlis, 2017). Wisata Petik Madu merupakan salah satu agrowisata
yang ikut serta dalam mengembangkan agrowisata pertanian dalam subsector
peternakan khususnya ternak lebah madu. Berdasarkan hal tersebut, penulis
sebagai Mahasiswa Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Trunojoyo Madura
(UTM) memilih Wisata Petik Madu Malang sebagai tempat yang sangat relevan
untuk melaksanakan kegiatan PKL. Dengan mengikuti PKL, kami berharap dapat
meningkatkan pengetahuan, potensi, sikap, keterampilan dan wawasan dalam
dunia kerja.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM Fany Etana Lestari; Nopia Hilda Octapia M.; Ryndy Martha Kusuma |
| Department | Agribisnis |
| Uncontrolled Keywords | MANAJEMEN AGRIBISNIS; MADU; WISATA PETIK MADU MALANG |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agribisnis |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:43 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:49 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5508 |
