BUDIDAYA TANAMAN MELON HIDROPONIK FERTIGASI MENGGUNAKAN SISTEM DRIP DI CV. WONOSARI HORTICULTURE INDONESIA, PASURUAN

Nur Hidayah (2022) BUDIDAYA TANAMAN MELON HIDROPONIK FERTIGASI MENGGUNAKAN SISTEM DRIP DI CV. WONOSARI HORTICULTURE INDONESIA, PASURUAN. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-23814-190311100026-Nur Hidayah#190311100026.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-23814-190311100026-Nur Hidayah#190311100026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (10MB)

Abstract

Melon (Cucumis melo L.) merupakan tanaman buah semusim yang masih
satu keluarga dengan semangka, blewah, dan mentimun. Produksi melon selalu
mengalami peningkatan dan rata-rata konsumsi buah melon di Indonesia
mencapai 332.698 ton per tahunnya pada kurun waktu 2016-2020. Melon-melon
yang diproduksi memang banyak, namun sebagian besar petani hanya fokus pada
kuantitas yang dihasilkan. Sehingga kualitas dari buah melon yang dihasilkan
tidak memuaskan. Rasa yang dihasilkan dari produksi melon biasanya memiliki
rasa hambar, bentuknya relatif kecil, dan bau dari melon yang tidak harum.
Permintaan pasar yang semakin tinggi terhadap buah melon ini masih
terkendala oleh terbatasnya luas lahan yang produktif sehingga pilihan teknologi
dan teknik penanaman yang tepat dapat mengatasi masalah ini. Salah satu teknik
penanaman yang menghasilkan pada lahan tidak produktif serta lahan terbatas
adalah sistem hidroponik. Menurut Nelson (2009), sistem hidroponik sesuai
dengan keinginan konsumen perkotaan saat ini yaitu mencari produk yang
berkualitas, memiliki nilai tambah terhadap manfaat kesehatan, berpenampilan
menarik, dan dapat berjangka lama dalam pemakaiannya. Sistem hidroponik
merupakan budidaya tanaman tanpa menggunakan tanah.
Hidroponik berasal dari bahas latin, hydro yang berarti air dan phonos yang
berarti kerja. Dalam dunia pertanian, hidroponik adalah kegiatan pertanian yang
menjadikan air sebagai media utama untuk menggantikan tanah. Sehingga dapat
disimpulkan bahwa hidroponik adalah sistem penanaman tanpa menggunakan
media tanah. Jadi, sistem ini bisa digunakan sebagai alternatif jika tidak ada lahan
yang dapat ditanami. Media tanam yang digunakan dalam sistem hidroponik dapat
berupa media cair atau padat.
Lingga (2005) budidaya tanaman secara hidroponik memiliki beberapa
keuntungan seperti : perawatan lebih praktis, pemakaian pupuk lebih efisien,
pertumbuhan tanaman lebih cepat dan kebersihan terjamin, penanaman dapat
dilakukan terus menerus tidak bergantung pada musim, dapat dilakukan
penjadwalan pemanenan sehingga dapat memproduksi tanaman secara terus
menerus, serta harga jual tanaman hidroponik lebih mahal. Media tanam yang baik juga patut diperhatikan dengan mencari media yang mampu menyediakan air
dan unsur hara dalam jumlah cukup bagi pertumbuhan tanaman. Bahan-bahan
organik terutama yang bersifat limbah yang ketersediaannya melimpah dan murah
dapat dimanfaatkan untuk alternatif media tumbuh yang sulit tergantikan.
Pemanfaatan bahan organik seperti sabut kelapa atau cocopeat sangat cocok
digunakan sebagai media tanam. Olahan minuman kelapa muda saat ini mudah
ditemukan di tempat-tempat kuliner, tentu saja yang dimanfaatkan dari kelapa
muda yaitu air dan dagingnya. Sedangkan tempurung dan sabutnya akan menjadi
limbah dan belum dimanfaatkan secara optimal. Limbah kelapa muda memiliki
sabut yang dapat dimanfaatkan sebagai media tanam.
Cocopeat mempunyai sifat berongga sehingga udara, air, dan akar mudah
masuk dalamnya dan dapat mengikat air. Hal ini sangat penting bagi akar tanaman
karena media tumbuh sangat berkaitan dengan pertumbuhan akar (Putri, 2008).
Selain itu kelebihan cocopeat sebagai media tanam adalah memiliki sifat yang
mampu mengikat dan menyimpan air dengan kuat, serta mengandung unsur-unsur
hara yang dibutuhkan, seperti kalsium (Ca), magnesium (Mg), kalium (K),
natrium (N), dan fosfor (P) (Muliawan, 2009).

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
Nur Hidayah
Department Agroekoteknologi
Uncontrolled Keywords BUDIDAYA TANAMAN; MELON; HIDROPONIK; SISTEM DRIP; CV. WONOSARI HORTICULTURE INDONESIA, PASURUAN
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 12:42
Last Modified 24 Oct 2026 16:49
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5483

Actions (login required)

View Item
View Item