PENERAPAN SANITASI DAN HYGIENE PADA INDUSTRI PENGOLAHAN KOPI PT. CAHAYA PASIFIK RAYA TULUNGAGUNG

HUBBY NUR AMAMI (2022) PENERAPAN SANITASI DAN HYGIENE PADA INDUSTRI PENGOLAHAN KOPI PT. CAHAYA PASIFIK RAYA TULUNGAGUNG. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-23812-190331100065-Hubby Nur Amami_190331100065.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-23812-190331100065-Hubby Nur Amami_190331100065.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Indonesia adalah negara keempat penghasil kopi terbesar di dunia yakni
pada tahun 2015. Urutan negara penghasil kopi terbesar di dunia yang pertama
yakni Brazil, kedua adalah Vietnam, Ketiga adalah Kolombia. Serta urutan
keempat ditempati oleh Indonesia. Luas lahan perkebunan kopi di Indonesia
mencapai 1,3 juta hektar dengan luas perkebunan kopi arabika yakni 0,30 juta
hektar dan luas perkebunan kopi robusta yaitu 1 juta hektar (Lestari Baso &
Anindita, 2018). Indonesia merupakan salah satu negara sebagai produsen
eksportir kopi terbesar dunia. Kebanyakan kopi yang dihasilkan adalah robusta
yang berkualitas lebih rendah. Indonesia juga terkenal karena memiliki sejumlah
kopi khusus seperti kopi luwak (dikenal sebagai kopi yang paling mahal di dunia).
Berkaitan dengan komoditi-komoditi agrikultur, kopi adalah penghasil devisa
terbesar keempat untuk Indonesia setelah minyak sawit, karet, dan kakao.
Kopi diperkenalkan di Nusantara oleh Belanda yang pada awalnya
menanam pohon-pohon kopi di sekitar wilayah kekuasaan mereka di Batavia
namun kemudian dengan cepat mengekspansi produk kopi ke wilayah Bogor dan
Sukabumi di Jawa Barat di abad ke-17 dan abad ke-18. Indonesia terbukti memiliki
iklim yang hampir ideal untuk produksi kopi dan perkebunan-perkebunan segera
didirikan di wilayah-wilayah lain di Jawa, Sumatra, dan juga Sumatra. Berdasarkan
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada tahun 2020 nilai ekspor kopi di
Indonesia mencapai US$ 809,2 juta. Nilai tersebut turun 7,8% dari tahun yang
sebelumnya yakni mencapai US$ 872 juta. Amerika Serikat menjadi negara tujuan
utama dalam ekspor kopi Indonesia dengan nilai sebanyak US$ 202 juta atau
sekitar 25% dari total ekspor kopi pada tahun 2020. Amerika ini merupkan negara
tujuan ekspor kopi terbesar di Indonesia selama lima tahun terakhir.
PT Cahaya Pasifik Raya merupakan salah satu industri yang bergerak
dibidang pengolahan atau produksi kopi. Pabrik kopi dokar ini berlokasi di Jl. Raya
Srabah N0. 54 Karanganom, Kauman Kabupaten Tulungagung. Sanitasi dan
hygiene merupakan salah satu aspek penting dalam menentukan mutu produk dan
juga kualitas akhir produk pada suatu industri pangan. Penerapan sanitasi dan
juga hygiene ini juga bisa untuk mengurangi resiko kontaminasi mikroorganisme, selain itu juga dapat meminimalkan terjadinya keracunan, dan juga dapat
mencegah kerusakan pada produk akhir.
Menurut Arisman (2012), sekitar 70% kasus diare yang terjadi di negara
berkembang disebabkan oleh makanan yang telah tercemar, pencemaran
sebagian besar dari industri boga dan rumah makan. Selain itu, keracunan juga
kerap terjadi di Indonesia, dalam bukunya Arisman menyebutkan pada Tahun
2006 sebanyak 60 pejabat pemda se-Indonesia yang telah mengikuti lokakarya di
Kalimantan Barat dilaporkan terserang keracunanan. Hal itu menunjukkan bahwa
pencemaran yang terjadi akibat dari tidak higenisnya pada proses pengolahan
makanan yang menyebabkan makanan menjadi terkontaminasi sehingga
menimbulkan keracunan makanan. Kejadian kasus keracunan yang terjadi ini
biasanaya karena kurangnya kesadaran produsen atau pengelola makanan dalam
menjamin setiap produk makanan yang dihasilkan aman untuk dikonsumsi,
sehingga menimbulkan permasalahan kesehatan (Rudiyanto, 2016)
Penggunaan peralatan bangunan serta sanitasi harus sesuai standar GMP
(Good Manufacturing Practice) dan SSOP (Sanitation Standard Operating
Procedure) atau cara produksi olahan pangan yang baik (CPPOB). Dalam hal
program sanitasi ini meliputi pekerja, bangunan, dan fasilitas peralatan, serta
pengendalian proses produksi. Berdasarkan hal di atas maka perlu diketahui
penerapan sanitasi dan juga hygiene yang ada pada industri kopi khususnya pada
PT. Cahaya Pasifik Raya. Penerapan sanitasi meliputi sanitasi bangunan, sanitasi
mesin dan peralatan, serta fasilitas sanitasi yang ada. Sedangkan untuk hygiene
meliputi hygiene lingkungan dan juga hygiene personalia. Oleh sebab itu,
penerapan sanitasi dan hygiene di PT. Cahaya Pasifik Raya akan menarik untuk
dibahas sehingga perlu dilakukan Praktik Kerja Lapang.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
HUBBY NUR AMAMI
Department Teknologi Industri Pertanian
Uncontrolled Keywords SANITASI INDUSTRI; KOPI; PT. CAHAYA PASIFIK RAYA TULUNGAGUNG
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 12:42
Last Modified 24 Oct 2026 16:49
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5480

Actions (login required)

View Item
View Item