TRUNOJOYO-KP-23797-190331100060-DILLA MAULIDIA F#190331100060 PKL.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Tanaman perkebunan yang juga menjadi sumber devisa negara
Indonesia adalah kopi. Salah satu provinsi penghasil kopi adalah provinsi
Jawa Timur dengan jumlah produksinya mencapai 63.760 ton pada tahun
2018 menurut Badan Pusat Statistik. Perkembangan industri kopi di Indonesia
sangat pesat seiring dengan meningkatnya konsumsi masyarakat terhadap
komoditas ini. Industri kopi tumbuh dan berkembang diberbagai pelosok
negeri mulai dari skala usaha kecil, menengah dan besar, baik dengan
metode pengolahan tradisional, semi modern maupun modern. Pertumbuhan
industri kopi ini didukung oleh tersedianya bahan baku yang cukup diberbagai
wilayah Nusantara.
Kopi merupakan hasil perkebunan yang mengandalkan aspek kualitas
cita rasa tinggi ditentukan sejak tahap budidaya. Cita rasa kopi sangat
dipengaruhi oleh varietas, agroekologi, waktu panen, metode pemetikan,
metode pengolahan dan metode penyimpanan. Kopi biasanya memiliki ciri
khas yang diolah dan diracik sesuai dengan karakter daerah maupun
perusahaan masing-masing. Kopi dengan ciri khas lokal tersebut apabila
dikelola dengan baik maka akan menjadi usaha bisnis kopi yang bisa
memberikan nilai tambah. Selama ini permintaan kopi bubuk sangrai oleh
pengusaha warung kopi juga cukup besar, karena cita rasa dan aroma kopi
bubuk sangrai lebih enak dibanding kopi bubuk dengan penggorengan biasa.
Kualitas bubuk kopi sangat ditentukan oleh proses penyangraian. Proses ini
merupakan tahapan pembentukan aroma dan cita rasa khas kopi dari dalam
biji kopi dengan perlakuan pemanasan. Biji kopi secara alami mengandung
senyawa organik, aroma dan cita rasa yang khas.
Praktik Kerja Lapang (PKL) yang dilaksanakan di PT. Cahaya Pasifik
Raya ini dilakukan untuk mengetahui pengendalian kualitas (quality control)
pada produksi kopi tubruk dokar. Pengendalian kualitas dilakukan dari proses
penerimaan bahan baku hingga pengemasan yang ada pada PT. Cahaya
Pasifik Raya. Selain itu kualitas dari suatu produk akhir perlu mendapat
perhatian juga. Pengendalian kualitas merupakan suatu cara untuk tetap
menjaga mutu produk tetap sesuai standar perusahaan yang ada dan SNI
mengenai mutu umum biji kopi dan mutu bubuk kopi. Dengan adanya pengendalian kualitas dalam suatu produksi kopi diharapkan kopi yang
dihasilkan memiliki kualitas yang sama setiap kali produksinya.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DILLA MAULIDIA FAJRIANITA |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | QUALITY CONTROL; KOPI TUBRUK DOKAR; PT. CAHAYA PASIFIK RAYA TULUNGAGUNG |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:42 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:49 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5450 |
