TEKNIK PENANAMAN KRISAN POT ( Chrysanthemum sp. ) DI CV. CEMPAKA MULYA

ANITA MUHTAR (2022) TEKNIK PENANAMAN KRISAN POT ( Chrysanthemum sp. ) DI CV. CEMPAKA MULYA. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-23794-190311100064-Anita Muhtar#190311100064#Agroekoteknologi.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-23794-190311100064-Anita Muhtar#190311100064#Agroekoteknologi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Indonesia merupakan negara agraris yang kaya akan sumber daya alam
dengan pertanian sebagai sektor utama yang memberikan konstribusi besar
terhadap perekonomian Indonesia. Banyak dari sektor pertanian yang dapat
dijadikan sebagai peluang untuk menyerap tenaga kerja dan meningkatkan
pendapatan masyarakat. Salah satu subsektor pertanian yang menarik dan
menjanjikan adalah tanaman hortikultura. Hortikultura adalah cabang ilmu
pertanian yang lebih mempelajari tentang tanaman jenis kebun seperti sayuran,
buah-buahan dan tanaman hias.
Tanaman hias merupakan salah satu komoditas yang memiliki nilai
ekonomis yang tinggi dan memiliki prospek yang cerah dalam usaha agribisnis
karena saat ini sedang berkembang pesat dan banyak diminati para konsumen.
Tanaman hias dikelompokan menjadi 2 jenis, yaitu tanaman hias daun dan
tanaman hias bunga. Tanaman hias daun memiliki bentuk dan warna daun yang
unik. Sedangkan tanaman hias bunga memiliki daya tarik yang terletak pada
bentuk, warna, dan aroma bunga (Ratnasari, 2007).
Tanaman krisan merupakan tanaman hias bunga yang popular dikalangan
masyarakat karena memiliki berbagai bentuk kelopak dan warna bunga yang
menarik. Krisan termasuk tanaman dalam family Asteraceae dan berasal dari
benua Eropa maupun Asia. Saat ini, kebutuhan tanaman krisan di Indonesia cukup
tinggi baik untuk dikonsumsi secara individu maupun insdustri. Hal ini ditunjukan
dengan peningkatan kebutuhan tanaman krisan dari tahun ke tahun, yaitu mulai
tahun 2007-2016 yang rata-rata mencapai 26% (Nugroho, 2019). Salah satu yang
banyak diminati saat ini adalah krisan pot, dimana krisan ini memiliki penampilan
lebih pendek, serempak, dan bunga yang banyak sehingga dapat dinikmati lebih
lama.
Usaha krisan pot semakin berkembang seiring dengan kebutuhan
masyarakat perkotaan terhadap lingkungan sekitar yang asri dan nyaman. Lahan
yang terbatas menjadi salah satu penyebab semakin sedikitnya jumlah populasi
tanaman yang ada diperkotaan. Akibatnya, muncul produsen bunga-bunga pot seperti krisan pot. Peningkatan kebutuhan krisan baik kualitas maupun kuantitas
perlu dilakukan berbagai upaya untuk memperbaiki teknik budidaya tanaman
krisan pot sehingga tanaman yang dihasilkan mampu memenuhi standart pasar
dan jumlahnya memadai.
Tanaman krisan pot yang dapat memenuhi standart pasar dapat dilakukan
melalui teknik penanaman yang sesuai. Saat proses penanaman perlu diperhatikan
jenis krisan serta kualitas benih maupun bibit krisan yang akan ditanam.
Menanam krisan dengan bibit perlu diperhatikan perakarannya agar tidak rusak
saat ditanam. Dalam satu pot lebih efektif jika ditanami bibit sebanyak lima
sampai enam agar tidak terjadi persainan pertumbuhan dalam satu tempat. Cara
penanamannya, pada bibit pertama ditanam dibagian tengah sedangkan yang lain
diletakan mengelilingi bibit pertama dengan arah miring ke luar (Monikasari,
2020).

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
ANITA MUHTAR
Department Agroekoteknologi
Uncontrolled Keywords TEKNIK TANAM; KRISAN POT; CV. CEMPAKA MULYA
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 12:42
Last Modified 24 Oct 2026 16:49
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5445

Actions (login required)

View Item
View Item