TEKNIK BUDIDAYA BAYAM MERAH (Amaranthus tricolor L.) SECARA ORGANIK DI CV. TANI ORGANIK MERAPI

ARIANTI DWI MAWARTI (2022) TEKNIK BUDIDAYA BAYAM MERAH (Amaranthus tricolor L.) SECARA ORGANIK DI CV. TANI ORGANIK MERAPI. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-23784-190311100079-ARIANTI DWI MAWARTI 190311100079.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-23784-190311100079-ARIANTI DWI MAWARTI 190311100079.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Praktik Kerja Lapang (PKL) merupakan salah satu kegiatan pembelajatan
yang dilakukan oleh mahasiswa di Universitas Trunojoyo Madura. Adanya
kegiatan ini diharapkan membantu mahasiswa melengkapi kompetensi secara
afektif dan keterampilan mengenai respon terhadap tanaman. Melalui teori-teori
yang telah diterima selama perkuliahan, mahasiswa dapat mengambil tindakan
terhadap tanaman yang dibudidayakan dengan memperhatikan kondisi lapang.
Praktik Kerja Lapang (PKL) dapat memberikan pengalaman kerja langsung
kepada mahasiswa dalam menanamkan iklim kerja positif yang berorientasi pada
peduli mutu proses dan hasil kerja. Serta, memberikan bekal etos kerja yang
tinggi bagi mahasiswa (Fitriana dan Jamil, 2019).
Praktik Kerja Lapang (PKL) dilaksanakan di CV. Tani Organik Merapi
yang bertempat di Dusun Balangan, Kelurahan Wukusari, Kecamatan
Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. TOM bertekad
ikut ambil bagian dalam program menyelamatkan lahan pertanian yang semakin
lama semakin berkurang karena pembangunan industri maupun perumahan.
Tani Organik Merapi ikut berperan aktif dalam mengembangkan sistem pertanian
organik secara langsung dan mengharapkan dapat menghasilkan produk- produk
pertanian yang berkualitas. Prinsip ini diterapkan oleh mahasiswa sehingga
selama kegiatan PKL, mahasiswa melakukan dengan rasa tanggung jawab untuk
ikut serta dalam pengembangan sistem pertanian organik.
Tanaman sayuran yang dibudidayakan salah satunya yaitu bayam merah.
Bayam merupakan bahan sayuran daun yang bergizi tinggi dan digemari oleh
semua lapisan masyarakat. Daun bayam dapat dibuat berbagai sayur mayur,
bahkan disajikan sebagai hidangan mewah. Dalam bayam merah terdapat vitamin
A, B1, B2, C, dan niasin, juga mineral seperti Fe, Ca, Mn, dan P. Mengandung
banyak serat dan di dalam daunnya terdapat karotein, klorofil, dan saponin. Pada
batangnya ditemukan alkaloid, flavonoid, dan polifenol (Maharany, 2016).
Produksi bayam merah di Indonesia masih tergolong rendah, hal ini
tercatat pada Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa produksi tanaman ini sebesar 162.309 ton dengan hasil 4,09 ton/ha tahun 2018. Bayam merah ini
termasuk masih rendah jika dibandingkan dengan komoditi sayur lainnya seperti
kangkung. Produktivitas bayam merah dapat meningkat jika ditanam pada
kondisi lahan dengan kandungan bahan organik tinggi, ketersediaan unsur hara
dan tentunya kondisi pengairan yang baik (Akbar, 2021).
Mengingat banyaknya manfaat dari tanaman bayam, maka perlu
diusahakan budidaya tanaman secara organik. Budidaya bayam secara organik
bertujuan agar produk yang dihasilkan lebih bermutu, baik kualitas maupun
kuantitas. Oleh karena itu, penyusunan laporan Praktik Kerja Lapang lebih
dititikberatkan pada pembahasan tentang teknik budidaya bayam merah secara
organik.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
ARIANTI DWI MAWARTI
Department Agroekoteknologi
Uncontrolled Keywords BUDIDAYA TANAMAN; BAYAM MERAH; ORGANIK; CV. TANI ORGANIK MERAPI
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 12:41
Last Modified 24 Oct 2026 16:49
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5417

Actions (login required)

View Item
View Item