TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6678-Abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (157kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6678-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (738kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6678-CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (156kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6678-CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (578kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6678-CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (176kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6678-CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (904kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6678-CHAPTER 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (87kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6678-REFERENSI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (360kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6678-APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (845kB)
Abstract
Dalam penelitian ini sebelum dilakukan perancangan fasilitas kerja terlebih dahulu menghitung waktu standart kerja dan output standart kerja dimana hasil yang didapatkan untuk jumlah output standart sebanyak 13 unit/hari dengan 5 jam kerja, jumlah ini masih kurang dari target produksi yang diharapkan, hal ini disebabkan karena kondisi tempat kerja yang tidak tertata dengan rapi dan fasilitas kerja yang tidak ergonomis sehingga dibutuhkan perbaikan fasilitas kerja.
Fasilitas kerja operator merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi performansi kerja dalam suatu sistem. Fasilitas kerja yang ergonomis harus memperhatikan kenyamanan kerja pekerja yang menggunakanya. Pada industri Blangkon pekerja dalam melakukan pekerjaanya dan fasilitas kerja yang digunakanya belum memenuhi konsep ergonomis. Peningkatan kinerja pekerja melalui usulan perbaikan fasilitas kerja dengan merancang alat kerja berupa meja dan kursi yang ergonomis sesuai dengan kondisi pekerjaanya. Pada penelitian ini untuk mengetahui keluhan dan kelelahan yang dialami pekerja dilakukan wawancara yaitu dengan penyebaran kuesioner Nordic Body Map terhadap 6 pekerja yang menunjukkan bahwa 48,57% para pekerja mengalami keluhan pada tubuh bagian atas dan 51,43% mengalami kelelahan pada tubuh bagian bawah hal ini disebabkan karena kondisi kerja yang tidak ergonomis. Perancangan fasilitas kerja di industri Blangkon berdasarkan prinsip Ergonomi dan Antropometri.Perancangan fasilitas kerja yang diperbaiki yaitu meja dan kursi kerja yang ergonomis. Meja dan kursi kerja yang dirancang untuk pekerjaan duduk dengan ukuran berdasarkan antropometri pekerja. Rancangan meja kerja dilengkapi tempat bahan – bahan untuk membuat blangkon yang berupa laci dan tempat cetakan blangkon, hal ini untuk mengurangi kegiatan mencari yang dilakukan pekerja pada saat merakit blangkon. Dan untuk kursi dirancang dengan adjustable (dapat disesuaikan) untuk tinggi rendahnya
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MOHAMMAD HAFID |
| Department | Industri |
| Uncontrolled Keywords | waktu kerja standart, antropometri, perancangan fasilitas kerja, kuesioner ketidaknyamanan,. |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Industri |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:40 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:49 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5352 |
