TEKNIK BUDIDAYA DAN PEMASARAN KOMODITAS SELADA KERITING (Lactuca sativa L.) DI HIDROPONIK FARM LAMONGAN

Maulina Fatih Aulia Zafi; Nur Winda Dewi Agustina; Tantria Oktav (2022) TEKNIK BUDIDAYA DAN PEMASARAN KOMODITAS SELADA KERITING (Lactuca sativa L.) DI HIDROPONIK FARM LAMONGAN. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-23753-190321100062-LAPORAN PKL HIDROPONIK FARM LAMONGAN.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-23753-190321100062-LAPORAN PKL HIDROPONIK FARM LAMONGAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Konsumsi sayur di perkotaan pada tahun 2017-2020 lebih rendah
dibandingkan dengan pedesaan, seperti disajikan pada Tabel 1.1. Penurunan
konsumsi sayur masyarakat perkotaan ini disebabkan karena perubahan pola
konsumsi dari sebagian masyarakat perkotaan yang lebih menyukai makanan
cepat saji (fast food). Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Anshari (2019),
Budiarti & Utami (2021), dan Rachmi, et al. (2020), menunjukkan bahwa remaja
yang tinggal di perkotaan memiliki kecenderungan untuk mengkonsumsi
makanan cepat saji cukup tinggi. Penurunan konsumsi sayur juga disebabkan
oleh sempitnya lahan di perkotaan yang mengakibatkan masyarakat kota lebih
sulit dalam membudidayakan sayuran. Berbeda halnya dengan masyarakat
pedesaan yang memperoleh sayuran dari kebun sendiri karena lahan yang
dimiliki cukup luas. Oleh karena itu, diperlukan suatu solusi yang dapat
mengoptimalkan kegiatan budidaya sayuran di perkotaan yaitu dengan
menerapkan pertanian kota (urban farming).
Urban farming adalah suatu kegiatan budidaya pertanian yang dilakukan di
wilayah perkotaan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi harian masyarakat kota
(Sastro, 2013). Tujuan dari urban farming yaitu untuk menunjang ketersediaan bahan pangan, pendapatan, dan sebagai sarana rekreasi di wilayah perkotaan.
Bentuk penerapan dari urban farming salah satunya yaitu hidroponik.
Hidroponik adalah suatu sistem budidaya tanaman yang dilakukan tanpa
menggunakan media tanah sebagai media tumbuh. Penanaman hidroponik
dilakukan menggunakan media air yang dicampur dengan larutan hara sebagai
sumber nutrisi bagi tanaman. Tren budidaya hidroponik semakin diminati oleh
masyarakat di perkotaan karena keunggulan dari sistem ini yaitu ramah
lingkungan, dapat diterapkan di lahan yang terbatas, produksi higienis,
pertumbuhan tanaman lebih cepat, kualitas dan kuantitas hasil panen lebih
terjaga. Selain itu, budidaya dengan sistem hidroponik cenderung lebih efisien
karena tidak perlu mengolah tanah dan menyiangi gulma (Anwar & Syarif, 2020).
Selada keriting (Lactuca sativa L.) merupakan sayuran yang banyak dikenal
oleh masyarakat di Indonesia dan memiliki prospek ekonomi yang tinggi. Selada
keriting juga banyak diminati oleh masyarakat kota karena merupakan bahan
pelengkap makanan cepat saji seperti burger, sandwich, salad, kebab, hot dog,
dan sebagainya. Selain itu, selada keriting memiliki kandungan gizi yang
dibutuhkan oleh tubuh seperti vitamin A, vitamin B6, vitamin C, vitamin K,
kalsium, kalium, likopen, zat besi, lutein dan beta-karoten (Tintondp, 2015).
Banyaknya zat gizi yang terkandung dalam selada keriting dapat membantu
menjaga kesehatan organ-organ tubuh, sehingga menjadikan sayuran ini banyak
dikonsumsi oleh masyarakat. Kondisi ini memberikan peluang yang besar dalam
pengembangan usaha bidang pertanian salah satunya pada komoditas selada
keriting baik bagi petani, pedagang sayuran maupun pengelola pasar.
Hidroponik Farm Lamongan merupakan salah satu usaha yang berhasil
dalam mengembangkan budidaya sayuran selada keriting melalui sistem
hidroponik. Untuk mencapai kegiatan usaha budidaya selada keriting yang

optimal dibutuhkan suatu teknik budidaya dan pemasaran yang tepat. Aspek-
aspek dalam teknik budidaya meliputi pengadaan sarana produksi, kegiatan

budidaya (usahatani), dan penanganan pascapanen. Sedangkan aspek-aspek
dalam pemasaran meliputi segmenting, targeting, positioning, dan bauran
pemasaran. Pemilihan Hidroponik Farm Lamongan sebagai tempat Praktik Kerja
Lapang (PKL) dirasa sangat relevan karena dapat direplikasi dalam kegiatan
wirausaha agribisnis. Harapannya, melalui Praktik Kerja Lapang (PKL) ini, dapat
meningkatkan pengetahuan, potensi, sikap, keterampilan dan wawasan dalam
dunia kerja serta wirausaha.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
Maulina Fatih Aulia Zafi; Nur Winda Dewi Agustina; Tantria Oktav
Department Agribisnis
Uncontrolled Keywords BUDIDAYA TANAMAN; PEMASARAN KOMODITAS; SELADA KERITING; HIDROPONIK FARM LAMONGAN
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agribisnis
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 12:40
Last Modified 24 Oct 2026 16:49
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5351

Actions (login required)

View Item
View Item