PERAWATAN BUDIDAYA BUNGA KRISAN POTONG ( Chrysanthemum sp. ) DI CV SEKARTIKA JATI KENCANA, SIDOMULYO, BATU

NURUL HOIRIYEH (2022) PERAWATAN BUDIDAYA BUNGA KRISAN POTONG ( Chrysanthemum sp. ) DI CV SEKARTIKA JATI KENCANA, SIDOMULYO, BATU. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-23748-190311100076-NURUL HOIRIYEH#190311100076#LAPORAN PKL.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-23748-190311100076-NURUL HOIRIYEH#190311100076#LAPORAN PKL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Subsektor hortikultura sebagai bagian dari sektor pertanian yang dapat dijadikan
sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia dimasa yang akan datang mengingat
potensi sumber daya manusia, ketersediaan teknologi, serta potensi serapan pasar
dalam negeri dan pasar internasional yang terus meningkat. Salah satu tanaman
hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi adalah tanaman bunga (floriculture).
Tingginya kebutuhan masyarakat untuk menggunakan bunga potong dalam berbagai
kesempatan atau sebagai dekorasi, meningkatkan permintaan bunga dan potensi
pengembangan usahatani (Setyanti, 2016). Bunga krisan merupakan tanaman hias
yang disukai oleh berbagai kalangan, baik sebagai bunga potong untuk dekorasi
maupun bunga pot sebagai penghias ruangan maupun halaman rumah . Warna
bunganya yang beragam dan bentuknya yang cantik menarik hati siapapun yang
memandangnya.
Bunga krisan merupakan tanaman hias yang populer. Krisan mempunyai peluang
besar untuk dapat meningkatkan taraf hidup petani karena tanaman tersebut memiliki
nilai ekonomi tinggi dan mampu ditanam sepanjang tahun selama ketersediaan air
mencukupi untuk budidaya. Pertumbuhan produksi krisan per tahun periode tahun
2010-2014 menurut Menteri Pertanian dalam Rencana Strategis Kementrian
Pertanian 2015-2019 menempati urutan ketiga tertinggi sebesar 12,26% per tahun,
tertinggi pada komoditas manga yaitu sebesar 21,95 % per tahun, dan disusul
manggis sebesar 13,82% (Gosal dan Benu 2016). Tingginya petumbuhan produksi
krisan memiliki potensi dalam penyerapan tenaga kerja dan pengembangan usaha
tani yang berdampak pada petumbuhan ekonomi negara.
Bunga potong krisan yang banyak diminati adalah bunga yang mekar sempurna,
penampilan yang sehat dan segar serta mempunyai tangkai batang yang tegar dan
kekar, sehingga bunga potong menjadi awet dan tahan lama.Krisan merupakan
tanaman hari pendek yang inisiasi dan perkembangan bunganya dikendalikan oleh
panjang hari. Tanaman krisan membutuhkan cahaya lebih dari 13 jam sehari untuk tetap tumbuh secara vegetatif. Di daerah tropis seperti Indonesia kebutuhan tersebut
tidak dapat dipenuhi oleh cahaya matahari yang lamanya rata-rata 12 jam sehari
sehingga perlu ditambah dengan pencahayaan buatan dari lampu listrik yang biasa
dilakukan setelah matahari terbenam.
Salah satu perusahaan yang menjadikan tanaman bunga krisan sebagai
komoditas usahanya adalah CV. Sekartika Jati Kencana. Lokasi budidaya bunga
krisan potong di CV. Sekartika Jati Kencana yang terletak di dataran tinggi menjadikan
produksi bunga cukup berhasil dengan meningkatnya kuantitas dan kualititas hasil
produksi. Karena tanaman bunga krisan potong hanya dapat berbunga jika ditanam
di dataran tinggi atau lebih dari 700 m dpl. Hal inilah yang dilihat oleh perusahaan CV.
Sekartika Jati Kencana dan dijadikan suatu peluang usaha, dimana kebutuhan akan
bunga potong juga semakin tinggi. Perawatan sangat penting dalam budidaya bunga
krisan agar bunga krisan bisa tumbuh dan berbunga dengan baik.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
NURUL HOIRIYEH
Department Agroekoteknologi
Uncontrolled Keywords BUDIDAYA TANAMAN; BUNGA KRISAN; CV SEKARTIKA JATI KENCANA, SIDOMULYO, BATU
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 12:40
Last Modified 24 Oct 2026 16:49
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5344

Actions (login required)

View Item
View Item