TRUNOJOYO-KP-23736-190331100045-BISMA ALHAMAL SUDAR SALIS#190331100045#TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Seiring berkembangnya industri di Indonesia dalam menghasilkan berbagai
produk yang dapat bersaing dipasaran, baik pasar nasional maupun internasional,
banyak perusahaan yang bergerak dalam bidang pangan senantiasa memberikan
arahan kegiatan usahanya untuk menghasilkan produk yang memenuhi standar
keamanan pangan dan memberikan rasa kepuasan terhadap konsumen. Hal ini
terjadi karena semakin meningkatnya keinginan konsumen tarhadap produk yang
aman, sehat dan bersih. Sanitasi dapat didefinisikan sebagai salah satu cara untuk
mencegah pencemaran yang menyebabkan penurunan mutu bahkan dapat
merusak produk pangan. Sanitasi memiliki peranan yang penting dalam industri
termasuk industri pangan. Sanitasi pangan menentukan seberapa higienisnya
suatu produk yang dihasilkan (Rianti et al. 2018). Sanitasi merupakan suatu usaha
pencegahan penyakit dengan cara mengatur faktor-faktor lingkungan yang
berhubungan dengan rantai penyebab penyakit. Adapun macam – macam sanitasi
diantaranya sanitasi peralatan, sanitasi bangunan, sanitasi tenaga kerja, sanitasi
selama proses produksi, sanitasi lingkungan dan sanitasi penanganan limbah
(Yulianto dan Nurcholis 2015). Produk olahan pangan seperti cumi beku perlu
perhatian dalam hal produksi dan sanitasinya untuk menghasilkan produk dengan
kualitas mutu yang baik.
Produksi cumi-cumi pada tahun 2010 tercatat mencapai 34.925.401 kg,
kemudian menunjukkan peningkatan yang cukup tajam pada tahun 2011 sebesar
48.803.318 kg, dan tahun 2012 sebesar 58.145.503 kg (Wulandari 2018). Produksi
cumi-cumi di Indonesia diperkirakan mencapai 58,25 ribu ton per tahun, produksi
cumi cumi yang dari tahun ke tahun bertambah tinggi maka dibutuhkanlah proses
sanitasi yang baik. PT PAN Putra Samudra adalah salah satu perusahaan yang
menghasilkan produk cumi cumi beku. Cumi cumi beku di PT PAN Putra Samudra
produknya sampai eksport ke cina. Ketika melakukan proses eksport produk
tersebut juga harus memenuhi standart dalam produksi, khususnya dibidang
sanitasi. Sanitasi menjadi penting karena kabersihan dari proses produksi, tempat produksi, pekerja dan peralatan harus dijaga. Pada proses produksi, sanitasi yang
harus diperhatikan adalah air dan es yang digunakan pada proses pembersihan
peralatan dan cumi cumi, kondisi dan kebersihan permukaan yang kontak dengan
produk, pencegahan kontaminasi silang, menjaga fasilitas pencuci tangan dan
toilet, proteksi dari bahan bahan kontaminan dan pelabelan. Kebersihan
merupakan hal yang kadang jarang orang perhatikan, tetapi sangat penting karena
juga akan menentukan kebersihan dan kesehatan dari produk olahan tersebut,
sehingga perlu perhatian khusus pada proses sanitasi pada suatu industry.
Sehingga mutu dari produk tersebut bisa diketahui dan dipertanggungjawabkan.
PT. PAN Putra Samudra adalah perusahaan pengolahan rajungan dan ikan
beku. PT. PAN Putra Samudra terletak di kota rembang Rembang tepatnya di
daerah Kragan, kabupaten Rembang, Jawa Tengah.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM BISMA ALHAMAL SUDAR SALIS |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | SANITASI INDUSTRI; CUMI BEKU ; PT PAN PUTRA SAMUDRA |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:40 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:49 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5324 |
