TEKNIK PENGEMASAN PADA INDUSTRI CUMI BEKU (Loligo sp) DI PT PAN PUTRA SAMUDRA

HENI LESTARI (2022) TEKNIK PENGEMASAN PADA INDUSTRI CUMI BEKU (Loligo sp) DI PT PAN PUTRA SAMUDRA. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-23721-190331100078-HENI LESTARI_190331100078_TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-23721-190331100078-HENI LESTARI_190331100078_TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Cumi-cumi adalah salah satu hasil perikanan yang sangat disukai
masyarakat untuk dikonsumisi. Alasan cumi-cumi sangat disukai adalah memiliki
kandungan protein tinggi, daging yang sangat tebal, dan tidak bertulang
(Trilaksani et al 2004). Data ekspor cumi-cumi segar pada tahun 2001 mencapai
13 ribu ton lebih senilai US$ 22, 2010 mencapai 25 ribu ton yang juga setara
dengan US$ 42 ribu. Ternyata peningkatan nilai ekspor ini masih kalah jauh
dibandingkan negara-negara seperti Amerika dan Jepang. Dari hal tersebut
dapat ditarik kesimpulan bahwa peluang ekspor cumi-cumi masih sangat besar
dan menjanjikan (Hulalata 2013). PT PAN Putra Samudra sebagai salah satu
perusahaan eksportir cumi-cumi telah mengekspor cumi-cumi segar sebanyak
407.447 kg pada tahun 2020 dan 330.318 kg pada tahun 2021 (Hasil
Wawancara 2022)
Jenis olahan cumi-cumi sebegai konsumsi antara lain cumi-cumi kertas,
cumi-cumi kering asin, cumi-cumi asap, cumi-cumi kaleng, dan cumi-cumi beku
(Wulandari 2018). Hulalata et al (2013) dalam penelitiannya mengatakan bahwa
cumi-cumi memiliki sifat yang mudah mengalami penurunan mutu sehingga perlu
dilakukan penanganan untuk mempertahankan cita rasa dan umur simpan dari
cumi-cumi. Penanganan yang dapat dilakukan untuk menangani cumi-cumi salah
satuya adalah pembekuan. Pembekuan merupakan salah satu proses
pengawetan yang umum dilakukan untuk penanganan bahan pangan dengan
menurunkan suhu hingga di bawah titik beku. Penurunan suhu akan menurunkan
aktifitas mikroorganisme dan sistem enzim sehingga mencegah kerusakan bahan
pangan (Nur 2009).
Bagian terpenting dari proses produksi adalah pengemasan.
Pengemasan yang tepat akan dapat mempertahankan kualitas produk selama
proses penyimpanan di dalam cold storage maupun saat pendistribusian kepada
konsumen. Pengemasan juga menjadi sangat penting dalam rangka kegiatan
ekspor sebagai tahap akhir dari proses produksi. Tujuan dari pengemasan
adalah untuk melindungi produk dari risiko kerusakan cacat fisik, biologi, kimia,
dan juga untuk mempermudah penghitungan produk (Zulfikar 2016).
PT PAN Putra Samudra Rembang merupakan salah satu industri yang
menangani cumi-cumi sebagai produk frozen fish dengan jenis Loligo sp
Perusahaan ini telah mengolah cumi-cumi untuk memenuhi kebutuah ekspor dan lokal. Negara tujuan kegiatan ekspor meliputi China, Amerika Serikat, Thailand,
Hongkong, dan Singapura. Mengingat bahwa PT PAN Putra Samudra adalah
Perusahaan pengolah cumi-cumi sebagai produk frozen fish yang di dalamnya
terdapat proses pengemasan sebagai bagian penting dari proses produksi,
sehingga perlu dipelajari bagaimana proses pengemasan itu secara spesifik
dilakukan.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
HENI LESTARI
Department Teknologi Industri Pertanian
Uncontrolled Keywords PENGEMASAN; INDUSTRI; CUMI BEKU ; PT PAN PUTRA SAMUDRA
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 12:39
Last Modified 24 Oct 2026 16:49
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5284

Actions (login required)

View Item
View Item