PEMBIBITAN DAN PENANAMAN TEBU (Saccharum officinarum L.) DI PT. PG CANDI BARU SIDOARJO

APRILIA (2022) PEMBIBITAN DAN PENANAMAN TEBU (Saccharum officinarum L.) DI PT. PG CANDI BARU SIDOARJO. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-23718-190311100013-Aprilia#190311100013#Agroekoteknologi.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-23718-190311100013-Aprilia#190311100013#Agroekoteknologi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Tebu (Saccharum Officinarum L.) Merupakan jenis tanaman rumput-
rumputan yang dibudidayakan sebagai penghasil gula (Rokhman et al., 2014).

Tebu dapat menjadi salah satu tanaman yang dapat menyumbang perekonomian
nasional dan sumber mata pencaharian bagi jutaan petani. Tebu sebagai tanaman
tahunan yang ketersediannya tidak setiap waktu seperti pada tanaman musiman
sehingga penting diperhatikan tentang teknik budidaya agar produktivitas tebu tinggi.
Tanaman tebu merupakan tanaman penghasil bahan baku gula yang tumbuh
di daerah beriklim tropis (Rahma et al., 2020). Tebu telah diketahui memiliki
banyak manfaat untuk kehidupan manusia, selain sebagai sumber gula natural,
tebu juga dapat digunakan sebagai sumber energi seperti bioetanol (Hermiati et
al., 2010). Kebutuhan gula saat ini semakin meningkat dikarenakan bertambahnya
jumlah penduduk, tetapi peningkatan konsumsi gula belum dapat diimbangi oleh
produksi gula dalam negeri. Peningkatan permintaan gula dalam negeri harus
diimbangi dengan adanya peningkatan produksi tebu. Produksi tebu akan
meningkat sejalan dengan meningkatnya nilai rendemen tebu (Hartatie et al.,
2021). Pada prinsipnya, peningkatan produksi gula dapat dilaksanakan melalui
perluasan areal tanam, peningkatan bobot tebu per hektar, dan peningkatan
rendemen. Namun peningkatan produksi gula melalui rendemen lebih
diutamakan karena dapat meningkatkan hasil gula tanpa meningkatkan kapasitas
pabrik gula.
Pembibitan merupakan suatu langkah yang penting dalam menentukan
kualitas hasil panen tebu. Secara konvensional, bibit tebu berasal dari batang tebu
dengan 2-3 mata tunas yang belum tumbuh disebut bagal (Indrawanto et al.,
2010). Penggunaan bibit tebu seadanya. Salah satu yang penting dalam
pembibitandan budidaya ratoon lebih dari lima kali. Dampak yang sangat parah
adalah produktivitas tanaman tebu sangat rendah dan sangat heterogen. Upaya
yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kultur teknis budidaya tanaman tebu
yang benar adalah menyediakan bibit tebu unggul, bersertifikat, tepat waktu
secara masal, dalam waktu singkat dapat menyediakan bibit yang homogen baik
masak awal, tengah maupun lambat.

Pengadaan benih pada tanaman tebu yang akan dipanen secara besar-
besaran dalam waktu yang cepat akan sulit dicapai melalui teknik tradisional.

Faktor yang sangat berpengaruh juga terhadap pembibitan yaitu pemilihan lokasi
lahan pembibitan. Lokasi pembibitan harus memiliki drainase yang baik dan
bebas dari genangan. Apabila pembibitan dilaksanakan pada lahan tegalan, bibit
harus mendapatkan sistem pengairan dan drainase yang cukup dan baik.
Pengelolaan air dan drainase berarti memenuhi kebutuhan air yang cukup untuk tanaman sesuai dengan kebutuhannya pada setiap fase pertumbuhannya
mengurangi jumlah air dari dalam kebun pada saat tanaman tidak
membutuhkannya pada fase kemasakan. Kegiatan pengelolaan air yaitu sawah air
dimasukkan ke got keliling, mujur, lalu ke got malang kebutuhan tanaman. Got
harus bersih dari gulma agar aliran air lancer makan jeblos got setelah tutup
tanam, kedalaman got tetap harus dijaga untuk menjamin perakaran. Menurut
Sudiarso et al. (2016), mengemukakan bahwa produktivitas tanaman tebu dapat
ditingkatkan dengan cara budidaya tanaman tebu berdasar kultur teknik yang
benar serta berorientasi pertanian berkelanjutan sehingga terjadinya peningkatan
rendemen bukan hanya bobot tebu yang tinggi.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
APRILIA
Department Agroekoteknologi
Uncontrolled Keywords PEMBIBITAN; PENANAMAN; TEBU; PT. PG CANDI BARU SIDOARJO
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 12:39
Last Modified 24 Oct 2026 16:49
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5280

Actions (login required)

View Item
View Item