TRUNOJOYO-KP-23700-180311100064-Nofita Purniawati (180311100064)_Laporan PKLfix (1).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Indonesia merupakan negara tropis yang kaya akan sayur-sayuran. Berbagai
tanaman sayur dapat tumbuh subur diberbagai wilayah Indonesia. Sayur sangat
bermanfaat karena mengandung berbagai vitamin dan mineral yang diperlukan oleh
tubuh. Diantara tanaman sayur – sayuran yang mudah dibudidayakan adalah caisim.
Caisim ini sangat mudah dikembangkan dan banyak kalangan yang menyukai dan
memanfaatkannya, selain itu juga sangat potensial untuk komersial dan memiliki
prospek yang sangat baik.
Caisim (Brassica juncea L.) merupakan tanaman sayuran dengan iklim sub-
tropis, namun mampu beradaptasi dengan baik pada iklim tropis. Caisim tergolong
tanaman yang toleran terhadap suhu tinggi. Kebutuhan tanaman ini semakin lama
semakin meningkat seiring dengan peningkatan populasi manusia dan bermanfaat bagi
kesehatan. Permintaan pasar terhadap caisim setiap tahunnya mengalami peningkatan
beriringan dengan pertumbuhan penduduk yang terjadi di Indonesia. Konsumsi caisim
perkapita di Indonesia ikut mengalami peningkatan setiap tahunnya. Pada tahun 2012
berkisar 1,25 kg/kapita dan tahun 2016 konsumsi caisim meningkat menjadi 2,09
kg/kapita. Peningkatan permintaan caisim yang terjadi belum diiringi dengan produksi
dari tanaman caisim ini sendiri. Produksi caisim nasional pada tahun 2016 adalah 9, 92
ton/ha-1
, produksi tersebut menurun dibanding tahun 2015 dimana produksi caisim
mencapai 10,23 ton/ha-1
(Susanti et al., 2017).
Upaya yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan permintaan caisim
yang terus meningkat serta untuk menghindari impor dapat dilakukan dengan
meningkatan intensitas penanaman di lahan-lahan yang belum termanfaatkan
secara optimum seperti lahan perkotaan atau konsep urban farming. Urban Farming
(Pertanian Perkotaan) merupakan suatu konsep kegiatan pertanian yang tidak
membutuhkan lahan luas. Konsep ini merupakan salah satu alternatif yang
dilakukan pemerintah. Tanaman yang biasa ditanam dalam program ini meliputi
dari tanaman hias, tanaman sayuran, tanaman obat keluarga (toga), dan tanaman
buah (Ashari et al., 2012).
Tanaman caisim selain dikonsumsi dalam bentuk makanan juga memiliki
manfaat sebagai obat dalam pencegahan penyakit kanker, hipertensi, penyakit
jantung, penyakit pencernaan serta mencegah anemia pada ibu hamil. Kandungan
zat gizi dalam 100 g caisim terdiri dari 2,3 g protein, 0,3 g lemak, 4,0 g karbohidrat,
220 mg Ca, 38 mg P, 2,9 mg Fe, 1.940 mg vitamin A, 0,09 mg vitamin B, dan 120
mg vitamin C (Haryanto et al., 2007).
Kegiatan praktik kerja lapang di perusahaan perkebunan dapat memperluas
pengetahuan mahasiswa tentang teknik budidaya tanaman dalam skala kebun.
Selain itu,kegiatan praktik kerja lapang memberikan wawasan tentang pengelolaan
kebun dalam skala produksi untuk tujuan komersial. Kurnia Kitri Ayu Farm terletak
di Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur saat ini sedang melakukan
budidaya komoditas sayuran organik. Tanaman sayuran yang dibudidayakan di
Kurnia Kitri Ayu Farm Malang salah satunya yaitu sawi caisim. Melalui kegiatan
praktik kerja lapang di perkebunan ini, mahasiswa dapat mempelajari tahapan
budidaya tanaman sayuran organik dengan baik .
Kurnia Kitri Ayu Farm merupakan suatu tempat usaha pertanian organik yang
membudidayakan sayuran organik dengan luas lahan 1000 m2. Bentuk usaha dari
Kurnia kitri Ayu Farm adalah usaha keluarga yang masuk dalam keanggotaan
kelompok tani. Pertanian Organik adalah sebuah bentuk solusi baru guna
menghadapi kebuntuan yang dihadapi petani sehubungan dengan maraknya
intervensi barang-barang sintetis atas dunia pertanian sekarang ini. Dapat dilihat,
mulai dari pupuk, insektisida, perangsang tumbuh, semuanya telah dibuat dari
bahan-bahan yang disintesis dari senyawa-senyawa murni (biasanya dari bahan
anorganik di laboratorium). Pertanian organik dapat memberi perlindungan
terhadap lingkungan dan konservasi sumber daya yang tidak dapat diperbaharui,
memperbaiki kualitas hasil pertanian, menjaga pasokan produk pertanian sehingga
harganya relatif stabil, serta memiliki orientasi dan memenuhi kebutuhan hidup ke
arah permintaan pasar.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NOFITA PURNIAWATI |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | BUDIDAYA TANAMAN; SAWI CAISIM; ORGANIK; LAHAN URBAN FARMING KURNIA KITRI AYU FARM MALANG |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:38 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:49 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5232 |
