KELIMPAHAN DAN JENIS MIKROPLASTIK PADA AIR DAN SEDIMEN DI PESISIR KABUPATEN LAMONGAN

Syayid Jafar Shodiq (2021) KELIMPAHAN DAN JENIS MIKROPLASTIK PADA AIR DAN SEDIMEN DI PESISIR KABUPATEN LAMONGAN. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-23695-180341100107-laporan pkl syayid jfrs 180341100107.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-23695-180341100107-laporan pkl syayid jfrs 180341100107.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Sampah merupakan barang atau sisa yang dihasilakan dari kegiatan manusia
yang sudah tidak terpakai berupa limbah. Menurut Widawati et. al (2014) sampah
adalah hasil penggunaan sampingan dari produk yang berasal dari sisa penggunaan
produk yang memiliki maanfaat sedikit dibanding dengan produk utamanya. Sampah
pada umumnya terdapat dua jenis diantaranya sampah organik dan sampah
anorganik. Sampah organik didefinisikan sebagai sampah yang dapat terdekomposisi
seperti daun, sisa makanan, jerami dll. Sampah anorganik merupakan sampah yang
tidak dapat terurai seperti sterefoam, botol plastik, kantong plastik. Sampah yang
tidak terkelola dengan baik akan menimbulkan berbagai macam dampak seperti
dampak pencemaran lingkungan yang berakibat mengancam suatu biota.
Plastik merupakan salah satu bahan pembungkus suatu produk yang
penggunaannya lebih banyak dibandingkan dengan kaleng dan gelas. Plastik
mengandung polimer seperti PP,PE,PS,PVC atau zat aditif seperti Dioxin,BPA
danPthalate. Mikroplastik didefinisikan sebagai sampah plastik yang berukuran <5mm
dan dapat terakumulasi didalam sedimen.Ukuran yang kecil dapat mengkontaminasi
organisme yang ada di lingkungan. Organisme yang dapat terkontaminasi
mikroplastik seperti hewan invertebrata dengan vertebrata. Biota yang mengkonsumsi
mikroplastik dapat mengakibatkan kerusakan pada organ pencernaan, mengganggu
pernafasan pada insang dan menyebabkankematian pada suatu biota. Manusia juga
dapat terkontaminasi mikroplastik melalui biota yang terpapar mikroplastik dalam
tubuhnya (Daud 2020).
Pesisir Kabupaten.Lamongan selalu terancam oleh berbagai pencemaran.
Pencemaran bersumber dari limbah penduduk maupun industri seperti pencemaran
logam dan sampah plastik. Adanya polusi logam dan limbah sampah plastik ini
disebabkan oleh banyaknya aktivitas manusia yang tinggal di daerah tersebut serta
tingginya pertumbuhan industri yang beroprasi disuatu wilayah. Tingginya kegiatan
masyarakat di daerah pesisir Kabupaten Lamongan dapat mengakibatkan tingginya sampah plastik yang di buang ke laut (Labiba dan Haryo 2020).
Kandungan mikroplastik akan terus bertambah apabila terus terjadi peningkatan
pembuangan sampah kedalam badan perairan. Lamongan sekarang ini ialah salah satu
daerah yang mempunyai potensi perikanan dan kelautan yang dimanfaatkan oleh para
nelayan untuk menunjang perekonomiannya seperti menangkap ikan, kerang dan
teripang (yaskun dan edie 2017).Dengan adanya sampah plastik yang mengalami
degradasi menjadi mikroplastik, Hal tersebut dapat menyebabkan keresahan di tengah
masyarakat dengan keberadaan mikroplastik yang telah ditemukan wilayah pesisir
dan laut. Disamping itu, hanya sedikit informasi mengenai mikroplastik di wilayah
laut lamongan merupakan salah satu kendala dalam mengelola potensi perikanan dan
kelautan yang berbasis ramah lingkungan. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui kelimpahan mikroplastik pada air laut dan sedimen di
wilayah Lamongan

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
Syayid Jafar Shodiq
Department Kelautan
Uncontrolled Keywords MIKROPLASTIK; SEDIMEN; PESISIR PANTAI; KABUPATEN LAMONGAN
Divisions Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 12:38
Last Modified 24 Oct 2026 16:49
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5224

Actions (login required)

View Item
View Item