TRUNOJOYO-KP-23685-190311100051-Moh. Dwi Zainol Akbar_190311100051_Agroteknologi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Praktek Kerja Lapang (PKL) adalah suatu bentuk pendidikan dengan
caramemberikan pengalaman belajar bagi mahasiswa untuk berpartisipasi
dengan tugas langsung di Lembaga pemerintahan maupun swasta. Praktek
kerja lapang memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mengabdikan
ilmu-ilmu yang telah diperoleh di kampus. Praktek kerja lapang diharapkan
menambah kemampuan untuk mengamati, mengkaji serta menilai antara teori
dengan kenyataan yang terjadi dilapangan yang pada akhirnya dapat
meningkatkan kualitas mahasiswa dalam mengamati permasalahan baik
dalam bentuk teori maupun kenyataan yang sebenarnya.
Sektor pertanian menjadi salah satu sektor yang cukup penting di
Indonesia. Sektor pertanian sangat potensial untuk dikembangkan dan masih
menjadi salah satu andalan bagi Indonesia sebagai negara agraris karena
masalah pangan menjadi kebutuhan pokok orang dalam memenuhi kebutuhan
hidupnya. Jambu biji merupakan buah yang banyak digemari oleh masyarakat
Indonesia. Jambu biji memiliki berbagai manfaat kesehatan. Sesuai dengan
pendapat Norlita (2017) jambu biji merupakan salah satu jenis tanaman obat
yang banyak memiliki manfaat bagi kesehatan diantaranya untuk mengobati
diare pada anak kecil, gastroentritis akut, radang tenggorokan kronis dan akut,
luka karena jatuh, luka bakar, untuk diabetes mellitus dan juga sangat baik
digunakan untuk mengobati penyakit demam berdarah dengue (DBD).
Kegiatan budidaya tanaman sangat memerlukan bibit tanaman yang unggul
agar mendapatkan hasil produk yang berkualitas. Membudidayakan tanaman
jambu biji perlu teknik perbanyakan yang tepat supaya mendapatkan hasil
yang optimal sehingga buah yang dihasilkan dapat berkualitas baik dengan
kandungan vitamin dan nutrisi yang lengkap. Mencangkok merupakan salah
satu cara perbanyakan vegetatif pada tanaman dengan cara membuat
perakaran baru diatas permukaan media dengan mengupas kulit pada bagian
batang kemudian dibalut dengan media tanah atau cocopeat sehingga akar
akan muncul pada bagian batang yang dikupas, kemudian dipangkas dan ditanam menjadi individu baru dengan sifat-sifat unggul diantaranya tanaman
cepat berbuah, didukung dengan pendapat Agustiansyah (2018) menyatakan
bahwa cangkok merupakan teknik perbanyakan vegetatif yang mudah, murah
dan relatif efisien untuk menghasilkan bibit jambu biji unggul, karena dapat
menghasilkan bibit true-to-type dan dapat memangkas fase juvenil tanaman
sehingga bibit yang dihasilkan lebih cepat berproduksi.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MOH. DWI ZAINOL AKBAR |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | PERBANYAKAN VEGETATIF; JAMBU KRISTAL; CANGKOK; CV. AGRO UTAMA MANDIRI LESTARI |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:38 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:49 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/5193 |
